PT. Wika Di Duga Tidak Penuhi Standar Keamanan Proyek

Posted on Updated on

Pengerjaan Proyek Pengerjaan Apartmen Finewood dilokasi perbenjaan Jatos Jatinangor Sumedang oleh PT. Wika

Kab. Sumedang, Buser Trans Online,.

Untuk yang ke empat kalinya warga yang berdekatan dengan pembangunan rumah susun di komplek perbelanjaan Jatinangor Town Square (Jatos) di bikin resah, pasalnya pembangunan perumahan finewood yang dikerjakan PT. Wika beberaeapakali terjatuh hampir saha menimpa rumah warga.

Jatuhnya besi beton diperkirakan seberat 25 kg dari ketinggian lantai 8 dan amblasnya dengan kedalaman 30 cm terjadi pada Minggu sore (17/7) sekira pukul 16:30 wib.

Menurut pemilik rumah Izan (56) pada saat kejadian dirinya sedang berada di luar kota, dirinya mengetahui hal tersebut saat pulang di depan rumah sudah banyak orang yang sedang menyaksikan kejadian tersebut.

“Pada saat kejadian saya sedang berda di luar kota, tahunya ada kejadian setelah saya pulang kerumah, lalu melihat banyak orang ternyata ada barang yang jatuh lagi, saya khawatir dengan beberapa kejadian yang bukan kali pertamanya benda jatuh hampir saja menimpa rumah saya”ujarnya.

Ditambahkanya, kerena jarak rumahnya yang sangat dekat dengan bangunan pencakar langit 22 lantai ini, setiap hari dirinya dan keluarganya dihantui ketakutan, pasalnya selama pembangunan berlangsung tidak menutup kemungkinan jatuhan material proyek menimpa rumahnya pada waktu yang tidak bisa ditentukan.

“ Kalaupun sedang tidur saya dan keluarga was-was juga takut material menimpa rumah, bisa dibayangkan mengenai tembok saja sudah begitu apalagi rumah ataupun orang,” tambahnya.

Kepala Desa Cikeruh Ade Rahmat membenarkan kejadian yang menimpa warganya tersebut dan mengakui sudah empat kali kejadian serupa menimpa wilayahnya.

“ Benar saat pengerjaan proyek ada benda yang jatuh menimpa halaman rumah warga RT 01/4 yang letak rumahnya hanya tiga meter dari bangunan apartemen dan ini terjadi yang ke empat kalinya, sebelumnya juga pernah jatuh beberapa alat yang digunakan untuk proyek seperti martil, dan Besi, serta molen pengaduk coran” ungkap Ade

Lebih lanjut dikatakan Ade, pihaknya kerap menerima laporan  warga yang merasa ketakutan jatuhnya alat berat tersebu sewaktu-waktu akan menimpa pemukimannya lagi dan menyebabkan korban jiwa.

“ Banyak sekali laporan warga yang merasa ketakutan jatuhan material proyek menimpa rumahnya dan menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti korban jiwa,” tutur Ade

Lebih lanjut dikatakan Ade pihaknya telah memberikan masukan sebelumnya kepada pihak PT.Wika untuk memperhatikan hal-hal seperti ini supaya pengerjaan proyek tidak mengganggu kenyamanan warga masyarakat sekitar proyek.

“ Kami telah memberikan masukan terkait hal-hal seperti ini, dan dapat meminimalisir kecerobohan yang selama ini terjadi, tetapi sampai saat ini pemasangan jaring baja belum juga terpasang,” tutur Ade.

Sementara pihak PT.Wika saat akan dikonfirmasi dilokasi kejadian sedang berada di luar proyek, hal tersebut dikatakan petugas keamaan proyek. (Kos/Buser Trans Online)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s