Pasar Tradisional Parakanmuncang Perparah Kemacetan

Posted on

Kab. Sumedang, Buser Trans Online,.

Padatnya kendaraan yang melintasi wilayah Parakanmuncang Kecamatan Cimanggung tidak hanya kendaraan kecil saja yang lewat, tetapi kendaraan besar jenis fuso yang mengangkut batu bara malah setiap hari bolak balik, akibatnya kemacetanpun tidak bisa dihindari lagi karena diperparah dengan para pedagang kaki lima (PKL) pasar tradisional Parakanmuncang ditambah dengan jalan yang berlubang menambah kesemrawutan kawasan ini.

Salah satu pengendara roda Rusminah (28) yang setiap hari memakai jalan ini menuju ke tempat kerjanya di kawasan industri Cimanggung mengeluhkan adanya pedagang kaki lima yang menggunakan bahu jalan untuk berjualan.

“Pedagang disini kenapa memakai bahu jalan, padahal jalan ini merupakan jalanan yang padat. Seharusnya kan ada tempat berjualan yang tidak mengganggu pengguna  jalan,” ungkap Rusminah yang ditemui di jalan tersebut, Selasa (19/7).

Pedagang yang memakai bahu jalan tersebut mengakibatkan banyaknya kendaraan yang terparkir di sepanjang jalan dan akhirnya menyebabkan kemacetan bagi pengendara yang melintas di jalan alternatif Parakan muncang-Simpang.

Dikatakan Petugas Trantib Kecamatan Cimanggung, Eddy Kusnadi pihaknya beberapa waktu lalu telah menghimbau kepada pedagang tersebut untuk tidak memakai bahu jalan untuk berdagang dan pelarangan membangun jongko permanen di bahu jalan tersebut.

“ Beberapa waktu lalu kami menginstruksikan kepada para pedagang untuk memposisikan kiosnya agar tidak memakai bahu jalan,” ungkap Eddy.

Lebih lanjut dikatakan Eddy, sampai saat ini pedagang yang menggunakan bahu jalan tersebut malah tidak menggubris instruksi tersebut kendati jalananan menjadi semrawut.

“ Mereka tidak menggubris intruksi kami dan tetap saja berjualan dengan seenaknya, adapun dari data yang kami peroleh disitu terdapat 50 pedagang berbagai jenis barang dagangan, diantaranya pedagang daging, dan lain-lain,” ujar Eddy

Selanjutnya pihak Trantib kecamatan akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Trantib Kabupaten untuk menentukan langkah terkait kesemrawutan yang terjadi di Pasar parakan muncang yang mengakibatkan terganggunya pengguna jalan ini.

“ Kami akan berkoordinasi dengan pihak Kabupaten dan menentukan langkah secepatnya agar pedagang tak memakai bahu jalan lagi,” pungkas Eddy. (Kos/Buser Trans Online)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s