Polres Bandung Gagal Melakukan Sidang Kode Etik Polri

Posted on

Menurut informasi yang masuk kemeja redaksi,Kamis 14 /7, Pukul 12.00 WIB akan dilagsungkan sidang kode etik polri di Polres Bandung terhadap sejumlah Anggota Polri yang dilaporkan oleh Briptu Frengky Aritonang ket Unit P3D Polres Bandung.

Tidak diketahui siapa saja pejabat yang akan disidangkan. Tapi sampai juga bisikan kemeja redaksi bahwa sejumlah Anggota Polisi yang telah dilaporkan oleh Briptu Frengky Aritonang, baik ke unit P3D Polres Bandung maupun ke Propam Polda Jawa Barat.

Nama-nama yang dilaporkan oleh Briptu Frengky Aritonang, antara lain adalah Kapolres Bandung AKBP Irvan Yunus, Kabagmin Polres Bandung Kompol Euis Kartini, Kanit Restik Polres Bandung, Iptu Sujarwo. Penyidik Restik Polres Bandung Serma Impal Naibaho.

Informasi tersebut melaporkan pula, bahwa Ditingkat Polda Jawa Barat, Frengky Aritonang juga telah melaporkan beberapa orang pejabat Polda Jabar ke Propam Polda Jabar. Diantaranya 3 orang Pati berinisial Kombes SHR M, AKBP. LS dan AKBP. P. Tidak diketahui, apakah terpidana Briptu Frengky Aritonang dapat dihadirkan sebagai saksi pelapor dalam Sidang Kode Etik tersebut.

Ironisnya, pelapor beberapa pejabat tersebut  adalah Briptu Frengki Aritonang yang sudah dipidana karena kasus narkoba, yang saat ini ia tidak diketahui keberadaanya lagi. Berkenaan dengan Pelaksanaan Sidang Kode Etik Polri beberapa orang pejabat Polri yang ditemui di Markas Polda Jawa Barat mengatakan, bahwa Polres Bandung yang akan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa pejabat yang dilaporlan oleh terpidana Narkoba tersebut harus ekstra hati hati.

Kalau betul ada pejabat Polri yang melakukan pelanggaran disiplin hingga Briptu Frengky Aritonang dipidana penjara 2 tahun, dia (Briptu Frengky Aritonang-red) seharusnya mempertanggung jawabkan laporannya pada sidang disiplin dan tidak kabur seperti saat ini. Jangan sampai petugas Polri yang sudah melakukan pekerjaan sesuai dengan prosedur dipersalahkan. “ Nantinya penyidik (Polri) yang diserahi tugas menyidik orang yang diduga melakukan tindak pidana akan dihantui oleh laporan-laporan dari orang yang akan disidik “, ucap seorang berpangkat Komisaris Besar Polisi yang namanya tidak ingin dipublikasikan.

Menurutnya, Briptu Frengky Aritonang sudah harus terima masuk penjara sebagai “BUAH” dari perbuatannya. Juga sudah harus terima di PTDH. “ Sudah tau Narkoba adalah musuh Negara yang harus dikikis habis, ech…..malah dia yang nota bene adalah seorang anggota Polri yang salah satu tugasnya adalah menangkapi pengedar atau pemakai narkoba justru mengkomsumsi Narkoba “, komentar pria tegap berpangkat Kompol yang sedang menggerompol di bawah Pohon rindang depan Satlantas Polda Jabar.

Pertanyaannya  : Apakah Provost Polda Jawa Barat akan mampu menyerahkan Briptu Frengky Aritonang kepada pihak Kejaksaan Negeri Bale Bandung ?. Ini yang perlu dijawab. Jadi bukan memeriksa anggota Polri yang sudah melakukan tugas dengan baik sesuai dengan yang diamanatkan oleh Kapolri. Terkecuali kalau Briptu Frengky Aritonang tidak terbukti mengkomsumsi Narkoba. Betulkan Pak Kapolres ?. ( red*** )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s