AAS Terancam Gagal Ikut Pilgub Sulbar

Posted on Updated on

Kab. Mamuju, Buser Trans Online,.

Pemilihan Gubernur Sulawesi Barat periode 2011-2016 segera di gelar pada 10 Oktober mendatang, hingga saat ini tim seleksi berkas komisi pemilihan umum (KPU ) Provinsi Sulawesi barat terus melakukan proses verifikasi berkas ke 3 tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sulbar hingga tanggal 7 Agustus 2011 mendatang.
Ketiga pasangan bakal calon yang sudah mendaftar adalah Anwar Adnan Saleh berpasangan dengan Aladin. S. Mengga, Ali Baal Masdar berpasangan dengan Tashan Burhanuddin dan Salim. S. Mengga berpasangan dengan Jawas Gani.

Anwar Adnan Saleh (AAS) dan Aladin. S. Mengga salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang di usung sekitar 20 partai politik terancam gugur sebelum bertempur. Gagalnya pasangan tersebut ijazah keluaran SMA Negeri 1 Pare-Pare provinsi Sulawesi selatan pada tahun 66 yang di lampirkan di KPU Prov sulbar di sinyalir palsu karena nama yang ditulis “Anwar Andu’ tidak sesuai nama asli Anwar Adnan Saleh yang tercantum baik di akte kelahiran maupun ijazah SD/SMP dan ijasah sarjananya serta kartu tanda penduduk (KTP) yang di miliki saat ini.

Sementara itu Andi Hasanuddin SH panitera pengadilan Negeri Mamuju (PN-MU) ijazah yang di keluarkan oleh Sekolah SMA Negeri 1 pare-pare sul-sel nama “ Anwar Andu, bukan Anwar Adnan Saleh”, ujarnya. Menurutnya Ijazah tersebut tidak sesuai dengan identitas yang tercantum dalam ijazah SMA tersebut. Hal ini bermula ketika Anwar mendatangi pengadilan negeri mamuju secara mendadak pada tanggal 19 Juli 2011 untuk mengesahkan secara hukum dan di terima oleh Richard Silalahi SH Ketua Pengadilan Negeri Mamuju.

Hasanuddin menjelaskan kedatangan gubernur di pengadilan yang di dampingi mantan kepala sekolah dan salah satu guru pengajar di SMA Negeri 1 Pare-Pare tempat dirinya tamat pada saat itu sebagai saksi.

Sementara salah satu aktivis di Mamuju bernama Akbar menuturkan ini sangat tidak masuk akal dapat terjadi kesalahan fatal dalam penulisan nama pada ijazah SMA milik gubernur karena saat mendaftar siswa harus melampirkan foto copy ijasah SMP, “sebagai acuan penulisan nama yang tertera di ijazah sebelumnya kami menduga ada unsur pemalsuan terhadap ijazah tersebut dan dugaan kami ijazah tersebut Palsu”ujarnya.

Di tempat terpisah sebelumnya Nahar Nasada ketua KPU Prov Sulbar dalam dialog pers beberapa waktu lalu menjelaskan ada beberapa item yang dapat menggugurkan pasangan bakal cagub dan cawagub seperti tidak cukupnya dukungan suara dari partai politik, pernah menjalani hukuman penjara,daan yang lebih patal penggunaan ijazah palsu. (Nurnaz/Buser Trans Online)

One thought on “AAS Terancam Gagal Ikut Pilgub Sulbar

    MIMINK said:
    31 Oktober 2011 pukul 9:56 AM

    TERUS BERJUANG

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s