Kisruh Pengembang PT Sarwo Indah,Konsumen Resah, Bos Malah Cuci Tangan

Posted on Updated on

merapi regency-salah satu obyek sengketa

SLEMAN, Buser Trans Online

Akibat ulah pengembang nakal, sedikitnya 273 penghuni Perumahan Merapi Regency, Muslim Darussalam, Nandan Regency, Kadipiro dan Titi Bumi kini mengalami keresahan. Menyusul terkuaknya borok PT Sarwo Indah Yogyakarta terindikasi melakukan penipuan secara sistemik.

Koordinator konsumen korban PT Sarwo Indah, RM Said menjelaskan, pihak pengembang telah mengeluarkan hal kepailitan yang berujung pada kerugian konsumen. Pihak pembeli mengaku telah ditipu bertahun-tahun.

“Kami ini merupakan pembeli yang beriktikad baik. Sudah bertahun-tahun kami lunas membeli tanah dan bangunan di perumahan ini namun sertifikat tidak diberikan. Kemudian tiba-tiba keluar pernyataan pailit,” jelasnya, Selasa (2/8).

Seluruh konsumen, jelas Said, tidak pernah menduga akan terjadi persoalan. Konsumen merasa curiga karena selalu dipersulit untuk membuat akta jual-beli otentik di depan notaris. “PT Sarwo Indah selalu menegaskan kepada kami jika akta sedang diproses dan semua lancar. Padahal harga rumah disini cukup tinggi, yakni antara Rp 400 juta hingga Rp 2 milyar,” imbuhnya.

Para konsumen mulai kaget saat mendapatkan laporan keuangan dari Bank Mandiri. Dimana penghuni perumahan di bawah PT Sarwo Indah merupakan kreditur bank tersebut.

“Padahal, kami ini sama sekali tidak pernah mengajukan KPR (Kredit Perumahan Rakyat) dari bank itu. Kami selalu membayar kepada pengembang. Makanya, ini jelas rekayasa. Puncak keresahan terjadi pada Bulan Mei 2011 ketika ada pernyataan kepailitan,” tandas Said.

Saat para konsumen mencoba klarifikasi dengan pengembang, namun juga dipersulit. Bahkan, saat meminta laporan keuangannya juga diulur-ulur. “Kami yang sudah bertahun-tahun lunas kan menjadi shock karena tiba-tiba pailit begini,” ungkap Said.    

Kuasa hukum para konsumen, Jaka Sarwanta SH MHum MKn mengaku, dirinya mendapatkan ketidak beresan proses kepailitan tersebut. Selain itu, juga banyak didapati kejanggalan.

“Sertifikat para pembeli ini ternyata juga digadaikan di sebuah koperasi. Notaris pengembang juga melakukan rekayasa data diluar sepengetahuan konsumen. Makanya, kami menilai, sejak awal sudah dilakukan penipuan secara sistemik antara pengembang dan notaris kepada konsumen,” terangnya seraya menambahkan bahwa kasus ini sebenarnya juga sudah dilaporkan ke pihak berwenang. Namun, hingga kini masih belum ada tindak lanjut.

Menyikapi keresahan yang melanda, DPRD Sleman secepatnya akan memanggil semua pihak yang terkait sengkarut PT Sarwo Indah yang dipailitkan. Tidak hanya kurator, debitur dan kreditur, DPRD juga akan memanggil pihak yang berwenang dari Pemerintah Kabupaten Sleman.

Antara lain Badan Pertanahan Nasional Sleman dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan. Pertemuan itu diadakan untuk mencari solusi atas permasalahan yang terjadi. Pailitnya PT Sarwo Indah berdampak serius pada nasib ribuan konsumen perumahan yang mereka bangun. 

Di antara lima komplek perumahan yang dikembangkan developer itu, seperti Merapi Regency dan Darussalam 3, belum memiliki sertifikat dan pembangunan perumahan itu tanpa izin dari instansi terkait. 

Dalam pertemuan itu, Ketua DPRD Sleman, Koeswanto sangat berharap Direktur PT Sarwo Indah, Bambang Sudarmanto dapat hadir. Koeswanto mengakui bahwa keberadaan Bambang saat ini memang sulit untuk diketahui. 

Namun ia tetap akan menyampaikan undangan untuk meminta kehadiran Bambang dalam pertemuan yang belum ditentukan waktunya itu. “Seandainya dia tidak datang, kami akan mencari dia,” tegas Koeswanto saat dihubungi via telepon genggamnya tadi malam (1/8). chol/buser trans onlin

2 thoughts on “Kisruh Pengembang PT Sarwo Indah,Konsumen Resah, Bos Malah Cuci Tangan

    RM. Said said:
    16 Juni 2012 pukul 12:25 AM

    Pengadilan Niaga Semarang jajnji akan panggil Bambang Sudarmanto(BS)-Debitur penipu, Ketua DPRD Sleman janji mencarinya. Tidak sulit menemuinya, datang saja ke LP. Cebongan Sleman Yogyakarta, BS sedang ditahan dugaan penipuan. Tks.

    Suka

      RM. Said said:
      12 Agustus 2012 pukul 6:50 AM

      Sekarang Direktur PT. Sarwo Indah sedang ditahan oleh Polres Sleman untuk kasus penipuan Perumahan setelah dibebaskan dari tahanan LP. Cebongan. Saatnya bagi yang merasa ditipu untuk minta pertanggungan jawab dari PENIPU (Baru operasi di RS).

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s