Ribuan Tanaman Tembakau di Bantul Mati

Posted on Updated on

Pupuk Organik Sebar Virus Ganas

BANTUL, Buser Trans Online

Ribuan tanaman tembakau di Dusun Siluk, Selopamioro, Imogiri, mati. Penyebabnya diduga karena virus yang berasal dari pupuk organik. Kejadian yang belum diketahui pasti penyebabnya itu mulai terjadi sejak 10 hari terakhir.

Kamijo, salah seorang petani tembakau di Dusun Siluk 2, kepada wartawan, Selasa (1/8) mengungkapkan, matinya tanaman tembakau paling parah menimpa miliknya yang mencapai 2.000 batang. Matinya tanaman tembakau lokal jenis Siluk atau Kedusili tersebut terjadi secara bertahap. Perlahan, daun tembakau berwarna hitam lalu rontok.

“Punya saya yang paling banyak mati. Di tempat lain juga ada di Siluk tapi enggak banyak paling cuma puluhan sampai ratusan batang,” terang Kamijo.

Dugaan sementara petani, tanaman mati akibat virus yang berasal dari pupuk organik. Diperkirakan, pupuk organik yang ia olah belum sempurna, lantaran baru diproses selama tiga bulan sudah digunakan untuk memupuk tanaman.

Menurut Kamjo, pupuk tersebut masih berair, dari sanalah virus dapat muncul.“Harusnya diproses selama lima sampai enam bulan, sayakan cuma tiga bulan. Memang untuk pupuk saya buat sendiri. Itu pupuknya masih banyak air belum matang sudah disebar,” katanya.

Akibatnya kata dia, produksi tanamannya turun 30 persen. Dari total 6.000 batang tanaman tembakau seluas 3.500 meter persegi miliknya hanya sekitar 4.000 batang tanaman yang masih hidup. chol

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s