Edarkan Koplo IRT Di Cokok POLISI

Posted on

BALIKPAPAN – BUSER TRANS ONLINE

Diduga sebagai penengedar  obat keras jenis double L (LL) atau yang dikenal dengan pil koplo seorang wanita yang masih berstatus ibu rumah tangga (IRT) di cokok tim Resnarkoba Polresta Balikpapan , pekan  lalu di Jalan Mulawarman, Manggar, Balikpapan Timur.

IRT itu bernama Fa alias Niken (31) tinggal di Gang Indah RT 14 Manggar, ditangkap dengan barang bukti 1.000 butir. Kapolres Balikpapan AKBP Sabar Supriyono melalui Kasat Resnarkoba AKP Markus Sanyoto mengatakan, penangkapan terhadap Niken berawal dari informasi masyarakat.

“Kemudian kami lakukan penyelidikan dan menggerebek rumahnya. Pengawasan aktivitas pelaku kurang lebih sepekan, di rumahnya kami dapatkan barang bukti seribu pil koplo,”  kata Markus kemarin.

Kepada polisi, tersangka yang juga manta  residivis kasus sama, mengaku hanya bertugas mengantar atau kurir. Dia juga mengaku pil koplo yang dibawanya adalah titipan dari orang tak dikenal.

Namun, informasi yang digali polisi, dia menerima order mengambil dan mengirim barang tersebut melalui telepon dari teman suaminya di Rutan Balikpapan. “Ini sedang kami dalami,” imbuhnya.

Pengembangan penyidikan masih berlangsung, “Tersangka sudah kami tahan dan akan kami jerat Pasal 197 UU RI Nomor 36 tahun 2009 dengan ancaman hukuman bisa  hingga 10 tahun penjara,” bebernya.

Diketahui pil koplo lebih berbahaya dari pada narkotika. Alasannya, pil koplo relatif ekonomis dan bisa dijangkau kalangan bawah. Di Balikpapan harga per paket berisi 5 butir antara Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu.

Tapi dampak yang ditimbulkan bisa ketagihan, mengakibatkan kelumpuhan. Bahkan pengkomsumsinya yang aktif indikasi dampak hilang ingatan dapat pula terjadi. Sebab, pil koplo merusak jaringan saraf otak.

Pil koplo yang paling dikenal adalah jenis dextromethorpan. Pil digunakan untuk mabuk-mabukan. Mayoritas anak baru gede berusia remaja  baik pengedar maupun pemakai pada awalnya tidak mengetahui manfaat maupun efek mengkonsumsi pil tersebut. Tapi pengenalan yang terus menerus mengakibatkan mereka mengalami ketergantungan.(IMAM)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s