MASYARAKAT DILARANG SWEEPING

Posted on

BALIKPAPAN-BUSER TRANS ON LINE

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta meminta kepada masyarakat agar menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama Ramadan. Jika ada pelanggaran yang dilakukan pengelola tempat hiburan malam (THM), hendak diserahkan kepada aparat yang berwenang.

“Masyarakat kami minta untuk tidak mengambil tindakan sendiri karena kami pastinya juga akan melakukan tindakan tegas sesuai aturan jika ada THM yang melanggar kesepakatan,” jelas Wisnu mengenai antisipasi adanya sweeping oleh masyarakat apabila masih ditemui THM buka selama bulan puasa.Hal itu dikatakan ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya pekan lalu.

Dia menjelaskan, jajaran Polda Kaltim melalui Satuan Wilayah (Satwil) atau Polres yang ada, akan melakukan pengamanan dan berkoordinasi dengan Pemda setempat. “Tentunya masing-masing Polres sudah ada koordinasi dengan Pemda setempat dalam pengamanan Ramadan. Sehingga ada aturan-aturan yang juga disepakati bersama,” terangnya.

Pihak pengelola THM juga diimbau mengikuti kesepakatan aturan yang dibuat Pemda setempat. Jika dilarang membuka THM selama Ramadan, maka jangan melanggar dengan tetap membuka. Aparat akan menindak tegas bagi pengelola yang melanggar aturan

Ketika ditanya wartawan bagaimana jika ada THM atau pun panti kebugaran yang nekat beroperasi? Ditanya begitu ia kembali menegaskan agar masyarakat tidak main hakim sendiri“Masyarakat tidak boleh melakukan sweeping, laporkan segera pada kami atau instansi terkait lainnya. Kami pasti tidak tinggal diam melakukan penindakan. Apalagi ada keputusan tidak boleh ada yang beroperasi,” imbuh perwira berpangkat melati tiga itu

Dihubungi terpisah, Kapolres Balikpapan AKBP Sabar Supriyono meminta peran serta masyarakat agar segera menghubungi aparat kepolisian maupun petugas penegak hukum lainnya apabila mengetahui atau melihat langsung ada praktek yang melanggar ketentuan di bulan Ramadan.
“Segera informasikan, kami langsung tindak. Masyarakat maupun ormas tidak boleh melakukan sweeping karena ada aturannya.

Kalau terbukti ada melanggar, apa pun bentuknya kami tindak pula sesuai aturan seperti jualan miras, petasan, peredaran narkoba dan lainnya,” tegasnya

Untuk diketahui, elemen masyarakat yang melaksanakan razia-razia itu tidak boleh. Apalagi ada Undang-undang secara resmi melarang dan dalam KUHP juga sudah melarang. Intinya tidak boleh turun melaksankan sweeping maupun razia ke suatu tempat. (IMAM)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s