114 Penyeleweng BBM di Tangkap

Posted on

BALIKPAPAN-BUSER TRANS ONLINE

-Penyebab kelangkaan dan antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mulai terungkap. Ini setelah Polda Kaltim melakukan penyelidikan di kabupaten dan kota yang terjadi antrean panjang di SPBU.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Kaltim Kombes Pol Iman Sumantri mengatakan, Polri  tidak perlu laporan untuk melakukan penyelidikan. “Memang kalau kelangkaan BBM urusan Pertamina dan BP Migas, kenapa kuotanya sedikit. Tapi tanpa laporan dari mereka kami sudah bergerak. Kami bekerjasama dengan Pertamina untuk meminta data-data kuota BBM dan arah pendistribusiannya.  Alhamdulillah, Pertamina membantu sekali,” kata Iman.

Polda Kaltim turun tangan melakukan penyelidikan karena memang tugasnya. Yakni, mengawasi, menertibkan dan melakukan penindakan jika ada penyalahgunaan perizinan dan pelanggaran distribusi. Selama 2011, lanjut Iman, Polda Kaltim beserta jajajarannya di wilayah, telah berhasil mengungkap 88 kasus illegal oil. “Tersangkanya ada 114 orang. Di seluruh polres ada,” kata Iman.

Terkait rinciannya, Iman tidak bersedia menjelaskan secara detail karena alasan pengembangan kasus dan kepentingan penyidikan. “Beberapa menjadi target kami, begitu cukup bukti, langsung kami tangkap,” ujar Iman.

Solar Paling Besar

Dari tangkapan tersebut, Polda Kaltim beserta jajarannya di satuan wilayah (Satwil) berhasil mengamankan 225.538 liter BBM bersubsidi berbagai jenis. Modus pelanggaran yang dilakukan tersangka bermacam-macam. Mulai mobil tangki yang ‘kencing’ di tengah jalan, modivikasi tangki mobil, penimbunan BBM dan penyimpangan BBM subsidi ke industri. BBM bersubsidi jenis solar, paling besar diselewengkan.

Terlepas dari itu, Polda Kaltim tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah. Iman juga berharap masyarakat bersedia memberi informasi kepada polri jika menemukan kejanggalan distribusi BBM atau ada oknum yang melakukan penimbunan.

Proses hukum tersangka yang sudah ditangkap pihak berwajib, kata Iman, terus berlanjut. Bahkan ada yang sudah P21 tahap 2. Yaitu pelimpahan berkas dari penyidik kepolisian kepada penyidik kejaksaan. Serta penyerahan barang bukti (BB), berkas dan tersangkanya.

Penyerahan BB yang berupa BBM berbagai jenis tadi, Iman menjamin tidak akan susut. “Di tangan polisi, saya jamin BB tidak susut,”ungkap Iman (IMAM)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s