Operasi Pekat Amankan 17 Preman Dan 3.984 Petasan

Posted on

BONTANG, BUSER TRANS ONLINE

-Untuk menciptakan suasana aman dan terteram bagi warga Bontang,khususnya umat muslim yang menjalankan ibadah puasa. Polres Bontang terus menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) Ramadan.

Kali ini, Operasi Pekat Ramadan yang digelar kemarin malam, berhasil mengamankan 17 orang preman yang kerap meminum minuman keras hingga membuat resah warga. Para preman itu ditertibkan di beberapa lokasi seperti pasar, terminal dan sekitar lokalisasi.

Kapolres Bontang AKBP heri Armanto didampingi Kasubag Humas AKP Jonner Simanjuntak mengatakan, operasi ini dilakukan atas banyaknya keluhan warga yang resah terhadap sekelompok preman di beberapa kawasan. “Banyak laporan warga yang mengaku resah terhadap tingkah polah sekelompok remaja atau preman, sehingga patroli terus digiatkan karena disinyalir meresahkan ketenteraman masyarakat,” kata Jonner.

Selain menjaring para preman, operasi pekat juga berhasil menyita sebanyak 3.984 petasan dari berbagai jenis, yang sengaja dijual para pedagang di pinggir-pinggir jalan. “Untuk barang bukti berupa petasan akan kita musnahkan, sedangkan 17 preman yang sempat diamankan itu diberikan pembinaan agar tidak mengulangi kembali perbuatannya,” kata Jonner.

Sementara itu, gelandangan dan pengemis (Gepeng) juga tak lepas dari target operasi pekat Ramadan. Dari data yang ada, tercatat sudah 12 gepeng berhasil diamankan.

Untuk Gepeng ini, menurut AKP Jonner, pembinaannya diserahkan kepada Pemkot melalui Satpol PP dan Dinas Sosial TenagaKerja.Jonner menambahkan, untuk operasi pekat Ramadan ini, khususnya bagian patroli keliling akan terus dilakukan demi menjaga keamanan dan ketenteraman masyarakat.  “Operasi ini memang rutin kami gelar selama Ramadan. Tujuannya untuk memberikan kenyamanan beribadah kepada umat muslim. Kami juga sudah memberikan penyuluahan kepada para pedagang petasan akan bahaya petasan,”jelas Jonner.

Menurutnya, jika setelah diberi penyuluhan namun ternyata tetap berjualan petasan, maka akan dikenai sanksi atau Undang-Undang (UU) Darurat.(IMAM)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s