Karaoke Pop star Jatos Tak Berijin

Posted on Updated on

Jatinangor- Buser Trans Online
Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Rakyat Bersatu Untuk Keadilan (FORRBEKA) Kab. Sumedang mengancam akan melakukan sweefing terhadap tempat hiburan yang ada di Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang. Pasalnya, tempat hiburan yang ada di kecamatan tersebut, kini menjadi sorotan publik yang diduga ada praktek liar atau prostitusi.
“Jika tempat hiburan tersebut menyalahi aturan, tentunya kami tidak akan segan-segan melakukan sweefing terhadap tempat tersebut. Aksi sweefing tersebut guna menanyakan perihal perizinan yang dimiliki tempat hiburan tersebut,” kata Ketua LSM FORRBEKA, Sitam Rasyid kepada di Jatinangor, beberapa waktu lalu.
Salah satu yang menjadi sorotan FORRBEKA adalah tempat hiburan karaoke yang ada di jantung keramaian Jatinangor. “Yang jelas, kami akan mendatangi tempat hiburan yang ada di Jatinangor. Kedatangan kami itu untuk mempertanyakan terkait perizinan yang dimiliki pengusaha hiburan tersebut,” katanya.
Sebab berdasarkan informasi, kata dia, ada tempat hiburan karaoke di Jatinangor yang belum mengantongi izin dari pihak terkait. “Karena itu, untuk memastikan kebenaran itu, kami akan mendatanginya tempat hiburan tersebut,” kata Sitam.
Ia mengatakan, jika tempat hiburan itu sudah mengantongi izin dan terjadi penyalahgunaan perizinan, pemerintah terkait harus segera turun tangan untuk menertibkannya. Selain itu, mengevaluasi keberadaan tempat karaoke tersebut. “Bahkan, sempat santer terdengar, ada sebuah tempat hiburan dijadikan tempat prostitusi terselubung,” katanya.
Sitam mengatakan, jika dugaan itu benar, akan menimbulkan keresahan di mata masyarakat. Ia juga menyerukan kepada warga Jatinangor dan para ulama untuk memantau keberadaan tempat karaoke. Sebab, masyarakat juga memiliki hak dan tahu adanya aktivitas yang ada di lingkungan sekitarnya. “Jika perlu, di kawasan Jatinangor itu tidak usah ada tempat hiburan yang mengarah pada perbuatan menyimpang atau tidak jelas,” katanya.   
Pentingnya keterlibatan para ulama itu, kata dia, sebab dengan adanya tempat hiburan karaoke akan berdampak terhadap penyakit masyarakat. “Karena itu, kami mengharapkan jika tempat karaoke dijadikan kedok belaka, sebaiknya ditutup saja,” tukasnya.
Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia Kab. Sumedang sekaligus Kepala Desa Jatimukti, Warson Mawardi S.Ag, mengatakan, pihaknya belum tahu pasti tentang izin tempat hiburan karaoke yang ada di tempat perbelanjaan  Jatinangor. “Jika belum jelas izinnya, kenapa dibiarkan petugas. Kalau belum ada izin, bisa dikembalikan lagi kepada pemerintah terkait yang menangani masalah hiburan. Jika ada penyimpangan dalam pemanfaatan tempat hiburan itu, sebaiknya ada langkah penertiban,”ujarnya.
Warson juga mengatakan, setiap ada kegiatan yang sifatnya mengundang massa, seperti mengadakan hajatan atau syukuran harus ada izin terlebih dahulu dari aparat setempat. Apalagi sekelas tempat hiburan karaoke. “Perizinanya harus jelas. Jika belum ada izin, harus ditertibakan dan jangan sampai disalahgunakan. Apalagi tersiar kabar, tempat hiburan itu dijakan tempat prostitusi, warga setempat akan melakukan aksi demo ke tempat hiburan tersebut,” katanya.

Herman (42), seorang pengunjung salah satu tempat hiburan karaoke di Jatinangor, mengatakan, pihaknya sempat menjebak wanita yang ada di tempat hiburan itu. “Wanita tersebut mengajak check in. dia ada di tempat hiburan itu, setelah ditelepon pihak pengelola tempat hiburan untuk melayani tamu karaoke. Namun ketika akan dibawa check in, wanita itu keburu dipanggil pihak tempat hiburan,” katanya.

Salah seorang penanggung jawab tempat karaoke Pop Star Jatos Tan tan kepada wartawan mengakui perizinan belum mengantongi, namun langakah pengajuan sedang ditempuh tetapi sudah lebih setahun belum juga keluar, jelasnya, ( Nurdin/Buser Trans Online)

2 thoughts on “Karaoke Pop star Jatos Tak Berijin

    rose melati .k. said:
    30 November 2011 pukul 12:50 PM

    iya betul…mana mahal lagi harganya….dah gitu alat untuk milih lagunya rumit banget…klo yg awam.mah habis aja waktunya hanya dengan mengutak ngatik lagu yg mau di pilih ..sembari rumit tea…..waktu itu sya datang dengan rombongan ibu2 arisan ..sekalian buka arisan..

    Suka

    phanthom said:
    13 Desember 2011 pukul 12:00 PM

    di jatos ada jg tempat karoke ya … mahalnya dari sisi mana ya yg gak punya duit or yg punya duit, kl gak punya duit ya jgn datang donk, pilih lagu lama kayanya masih pake buku yg tebel at pake komputer, kl pake buku tebel ya pasti lama

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s