AKBP Sandi Nugroho Pimpin Polres Bandung

Posted on

Bandung, ( Buser Trans Online )

AKBP Sandi Nugroho yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit I Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya kini resmi memimpin Polres Bandung menggantikan AKBP Soni Sonjaya yang selanjutnya menduduki jabatan baru sebagai Wadir Reskrimsus Polda Jabar. Sementara, AKBP Rudi Setiawan yang sebelumnya selaku Kapolres Indramayu Jawa Barat, akan menjabat sebagai Wadir Reskrimsus Polda Sumut. Sementara,

***

Serah terima berlangsung di Sasana Riung Mungpulung Mapolda Jabar, Jalan Soekarno – Hatta 748, Bandung yang dihadiri oleh Waka Polda Jabar Brigjen Pol Hengkie Kaluara, Irwasda Polda Jabar Kombes Pol Haroan Ritonga, para pejabat utama Polda Jabar dan para Kapolres jajaran Polda Jabar.

Serah terima berlangsung di Sasana Riung Mungpulung Mapolda Jabar, Jalan Soekarno – Hatta 748, Bandung yang dihadiri oleh Waka Polda Jabar Brigjen Pol Hengkie Kaluara, Irwasda Polda Jabar Kombes Pol Haroan Ritonga, para pejabat utama Polda Jabar dan para Kapolres jajaran Polda Jabar.

Sementara itu, AKBP. Golkar Pangarso Rahardjo Winarsadi, SH.,SIK,.MH yang sebelumnya menjabat sebagai Pamen Bareskrim Polri juga dilantik untuk menggantikan posisi AKBP Rudi Setiawan  sebagai Kapolres Indramayu.

Proses Alamiah Sebuah Organisasi Kabid Humas Polda Jabar AKBP. Martinus Sitompul mewakili Kapolda Jabar Inspektur Jenderal Polisi  Drs. Putut Eko Bayuseno, SH. Kepada Hans Pardede dari Barisan mengatakan bahwa serah terima jabatan ditubuh Polri merupakan sebuah proses alamiah dalam sebuah organisasi, sebagai bagian dari siklus kaderisasi dalam kerangka manajemen organisasi Polri guna melakukan penyegaran dan regenerasi dalam menjaga kontinuitas dan rencana kerja yang telah ditetapkan.

Dengan demikian, maka di dalamnya menuntut komitmen, dedikasi dan tanggung jawab para pejabat yang bersangkutan untuk dapat melakukan tugas, peran serta fungsi yang diamanahkan yang sekaligus sebagai kepercayaan diri pimpinan Polri yang harus dilaksanakan secara professional, proporsional dan penuh rasa tanggung jawab.

Lebih lanjut ucap Martinus Sitompul, dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif, maka Polda Jabar dan jajaran dituntut untuk senantiasa menunjukkan profesionalisme di dalam pelaksanaan tugasnya selaras dengan agenda Reformasi Birokrasi Polri, Implementasi Grand Strategi kedua dalam membangun kemitraan serta implementasi program Revitalisasi Polri yang telah dicanangkan dalam mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat, yakni terwujudnya Polri yang lebih melayani, proaktif, transparan dan akuntabel.

Demikian pula dengan berbagai kebijakan dan terobosan kreatif yang telah dilaksanakan Polda Jabar, diantaranya dengan mewujudkan program 1 Polisi 1 desa/kelurahan, program mengedepankan fungsi binmas dan intelijen dalam tugas-tugas preemtif, memberdayakan setiap anggota untuk mengemban tugas sebagai fungsi binmas dan intelijen terbatas, pembentukan Bhayangkara Pembina Kamtibmas (Bhabinkamtibmas), penggelaran program Polisi peduli pendidikan yang bekerjasama dengan para pengusaha melalui pemanfaatan dana Corporate Social Responsilility (CSR)

Menurut Martinus, pada kesempatan tersebut Kapolda Jabar memberikan penekanan kepada para Kasatwil dilingkungan Polda Jabar untuk dapat secara optimal melakukan inventarisir terhadap potensi gangguan, ambang gangguan hingga gangguan nyata, sehingga dapat dilakukan langkah-langkah konkrit yang tepat dalam mengantisipasinya secara pre-emtif, preventif maupun refresif di dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polda Jabar.

BELUM TUNTAS

Salah satu Pekerjaan Rumah ( PR ) Kapolres Bandung AKBP Sandi Nugroho yang belum dituntaskan oleh Kapolres Bandung sebelumnya (AKBP Soni Sonjaya)  adalah Kasus Pelanggaran Disiplin berupa Disersi dan Penyalahgunaan Narkoba yang dilakukan oleh Anggota Polres Bandung.

Seperti yang banyak beredar di Media Elektronik internet dan di media cetak Nasional, saat ini seorang anggota Polres Bandung ( FCMA ) berpangkat Brigadir Tingkat Satu ( Briptu ) sedang meringkuk di Lapas Narkoba Jalekong Kabupaten Bandung.

Untuk Kasus Penyalahagunaan Narkoba yang dilakukan tanggal 08 Januari 2009 lalu, Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui Putusan No. 2130 K/ Pid. Sus/ 2010 tanggal 27 Januari 2010 menjatuhkan vonis 2 tahun Pidana Penjara.

Namun untuk Kasus Disersi dan Pelanggaran Kode Etik Polri, Polres Bandung belum menggelar lanjutan Sidang Kode Etik dan Propessi Polri terhadap Briptu FCMA.

Kapolres Bandung sebelumnya ( AKBP Soni Sonjaya ) disela sela acara pelantikan Brigjen Pol Hengkie Kaluara sebagai Wakapolda Jabar 02 Nopember 2011 lalu pada Wartawan Barisan mengatakan, bahwa   lanjutan Sidang Kode Etik dan Propessi Polri terhadap Briptu FCMA dalam waktu dekat akan segera digelar.

Namun hingga AKBP Soni Sonjaya meninggalkan Polres Bandung, Sidang Kode Etik dan Propessi Polri terhadap Briptu FCMA belum juga digelar. Artinya, Sidang Kode Etik dan Propessi Polri terhadap Briptu FCMA hanya digelar ketika Polres Bandung dipinpin oleh AKBP Irvan Yunus. Itupun tidak tuntas karena harus menunggu Putusan Pengadilan.

Kini Polres Bandung resmi dipimpin oleh AKBP Sandi Nugroho yang dikenal Wartawan tegas dalam menindak lanjuti berbagai kasus yang terjadi. Apakah Sidang Kode Etik dan Propessi Polri terhadap Briptu FCMA akan ditindak lanjuti ?. Kita lihat saja !! (  HP )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s