Kec. Cimanggung, Kab. Sumedang Dijadikan Desa Wisata Dan Budaya

Posted on

Kab. Sumedang, Buser Trans Online,.
Menyusul adanya rencana Desa./Kec. Cimanggung, Kab. Sumedang dijadikan desa wisata dan budaya yang sudah cukup lama digadang-gadangkan pemerintah, aparat desa bersama masyarakat setempat kini bekerja keras mempersiapkan sarana dan prasarana pendukungnya. Baik dalam bentuk penataan alam untuk menciptakan pesona pariwisata maupun seni serta budayanya. Hal itu berkaitan dengan Kab. Sumedang sebagai puser budaya sunda.
 
“Untuk menunjang dan menciptakan Desa Cimanggung sebagai daerah wisata di wilayah barat Kab. Sumedang, saat ini kami sedang mempersiapkan seni karinding. Sebelumnya, seni sunda tersebut sempat ditampilkan di Unpad Jatinangor beberapa waktu lalu. Pada saat itu, pemain karinding asal Desa Cimanggung bergabung dengan pemain karinding lainnya hingga berhasil memecahkan rekor muri sebagai pemain karinding terbanyak,” kata Kepala Desa Cimanggung, Edi Kusnaedi kepada wartawan di Cimanggung, Senin (15/1).  
 
Namun berapa jumlah pemain karinding itu, belum diketahui pasti. Menurut Edi, partisipasi masyarakat terkait dengan adanya rencana daerahnya akan dijadikan sebagai desa budaya cukup bagus dan respon. Tidak hanya itu, kata dia, dari kalangan pelajar yang ada di wilayahnya, mulai dari siswa SD-SMP, SMA sangat antusias untuk mempelajari seni budaya karinding yang saat ini tengah dikembangkan dan dilestarikan.
“Partisipasi mereka itu sebagai bentuk dukungan terhadap Pemkab. Sumedang. Terlebih lagi Kab. Sumedang dikenal sebagai pusernya budaya sunda,” katanya.
 
Ia mengatakan, dengan direncanakannya Desa Cimanggung sebagai desa budaya itu, adalah sebagai bentuk dukungan dan perhatian pemerintah terhadap warga setempat yang terus melestarikan seni sunda. Terlebih lagi pembentukan daerah wisata itu sudah merupakan keinginan warga guna meningkatkan ekonomi warga setempat.  
 
 “Untuk melangkah ke persiapan itu, pada tahap awal kami akan terus melakukan penataan kawasan Perkemahan Patambon yang merupakan salah satu tempat yang akan dijadikan kawasan desa wisata,” katanya.
 
Dikatakannya, untuk mendukung pelaksanaan itu, diinformasikan dari pemerintah atau pihak terkait sudah menghibahkan tanah seluas 7 hektare untuk dijadikan tempat perkemahan, out bond, penangkaran rusa serta penanaman kayu dan bambu. Lahan tanah tersebut masih berada di Desa Cimanggung. Rencananya, kawasan tersebut akan dijadikan hutan buru. Pasalnya, di daerah tersebut banyak babi hutan.  
 
“Kami sendiri akan bekerja sama dengan Perbakin dalam memberatas hama babi hutan. Sebab hama tersebut sudah sering menggangu tanaman milik para petani setempat. Sehingga banyak para petani yang dirugikan, dengan adanya hama babi hutan tersebut,”pungkasnya. **

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s