Tiga Pelaku Gasak Uang Indomaret Nagreg

Posted on

Kab. Bandung Buser Trans Online
Pusat perbelanjaan Indomaret di Jalan Raya Nagreg, Desa Citaman, Kec. Nagreg, Kab. Bandung disatroni tiga pelaku pencurian dengan kekerasaan (curas) yang dibarengi dengan menggunakan senjata tajam berupa pisau lipat, Jumat (27/1) sekitar pukul 02.50 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Namun pemilik/pengelola Indomaret mengalami kerugian material mencapai jutaan rupiah.
Pasalnya tiga orang pelaku perampokan sempat menggasak uang tunai sebesar Rp 4.885.000 yang tersimpan dalam brankas dan sebesar Rp 720.000 yang berada di dalam laci kasir. Para pelaku juga turut menggasak puluhan bungkus rokok dari berbagai jenis dan merek yang tersimpan di etalase Indomaret tersebut. Selain itu, menggasak dua handphone milik dua orang pegawai Indomaret.  
Masih di lokasi yang sama atau sekitar pukul 10.00 WIB, Koordinator Keamanan Indomaret, Heri Korkam (43) mengalami kehilangan laptop yang tersimpan di dalam mobilnya saat diparkir di depan Indomaret tersebut. Dua orang pengendara motor nekat menggasak laptop milik korban, saat menunjukkan data-data kasus perampokan kepada sejumlah wartawan di dalam Indomaret.
Kejadian itu berlangsung sangat cepat, soalnya dua orang pelaku yang mengendarai motor itu langsung melarikan diri. Kedua pelaku tersebut sempat dikejar Heri dan sejumlah wartawan lainnya. Namun tidak berhasil ditangkap. Pelaku pencurian laptop tersebut melarikan diri ke arah Tasikmalaya-Garut. Akibat aksi pencurian itu, Heri mengalami kerugian material sebesar Rp 3,250 juta.
Berbagai sumber yang dihimpun “GM” di lokasi kejadian dan di Mapolsek Nagreg, Jumat sore, para pelaku membawa kabur uang hasil curiannya itu, setelah melumpuhkan dua pegawai Indomaret, yaitu Kepala Toko, Dahlan (24) dan Pelayan Toko, Tarmana (20). Keduanya, sempat diancam senjata tajam berupa pisau lipat, sebelum akhirnya kedua tangan dan kakinya diikat dan diseret ke dalam gudang penyimpanan brankas yang berisi uang dan barang-barang siap jual. Aksi para pelaku itu berlangsung selama sekitar 10 menit.
Dua dari tiga pelaku perampokan yang masuk ke dalam toko tersebut sempat terekam CCTV (closed circuit television) yang tersimpan di sudut ruang toko tersebut. Kini, rekaman CCTV tersebut sudah diamankan jajaran Polsek Nagreg dan Polres Bandung, untuk bahan penyelidikan. Pasalnya, identitas para pelaku yang ada dalam CCTV tersebut belum diketahui pasti. Termasuk, satu orang pelaku lainnya yang ada di luar toko. Kendati demikian, jajaran kepolisian akan terus bekerja keras untuk memburu ketiga pelaku perampokan tersebut.
Untuk memperdalam kasus pencurian dengan kekerasan tersebut, sejumlah jajaran kepolisian tampak melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi kejadian. Termasuk sejumlah petugas kepolisian juga berusaha untuk meminta keterangan dari dua orang saksi korban, Dahlan dan Tarmana. Dua saksi lainnya yang turut dimintai keterangan adalah Dindin (19) dan Deni  (17). Keduanya adalah konsumen atau pelanggan Indomaret yang sempat memergoki kedua korban berada di dalam gudang, dengan kedua tangan dan kakinya diikat tali yang dilakukan para pelaku kejahatan tersebut. Kedua konsumen tersebut sempat membantu kedua korban melepaskan tali yang masih melilit  di kedua kaki dan tangan para korban. Sebelumnya, kedua saksi akan membeli makanan pop mie, namun kedua pelayanannya tidak ada di tempat. Setelah dilihat, mereka ada di dalam gudang.
Saksi korban sekaligus Kepala Toko Indomaret, Dahlan kepada “GM” di Mapolsek Nagreg, mengaku, dirinya bersama pelayan toko lainnya, Tarmana sempat menjadi korban kekerasan para pelaku perampokan. Kedua tangan dan kakinya diikat tali, saat kedua dari tiga pelaku perampokan masuk ke dalam toko Indomaret tersebut. Setelah itu diseret dan dimasukkan ke dalam gudang tempat penyimpanan barang-barang yang menyatu dengan tempat penyimpanan brangkas berisi uang, saat kedua pelaku perampokan masuk ke dalam toko tersebut.
Awalnya, menurut Dahlan, kedua pelaku hanya mengikat tangan kedua korban yang sedang berada di dalam toko tersebut. Namun setelah berada di dalam gudang, kaki kedua korban pun sama-sama turut diikat para pelaku. Namun sebelum diikat, kedua korban sempat ditodong para pelaku dengan menggunakan pisau lipat yang diarahkan ke perut korban.
“Karena sempat takut dan shock, kedua tangan saya bersama teman saya lainnya, Tarmana sempat  diikat menggunakan tali oleh pelaku,” kata Dahlan.
Sebelum terjadi aksi perampokan yang dibarengi dengan todongan senjata tajam itu, kata Dahlan, aksi para pelaku itu tidak mencurigakan. Awalnya, kedua pelaku berpura-pura menjadi konsumen dan sempat melihat barang-barang. Seorang pelaku lainnya berada di luar, sambil menunggu sepeda motornya.
“Dari dua pelaku perampokan yang masuk ke dalam toko itu, sempat ada yang berpura-pura menanyakan lakban warna hitam. Kemudian, pelaku lainnya pura-pura menanyakan sabun muka dan membeli rokok,” katanya.
Menurutnya, saat kejadian berlangsung, suasana lagi sepi. Biasanya, banyak pembeli yang datang ke toko tersebut.
Koordinator Keamanan Indomaret, Heri Korkam, mengatakan, diduga pelaku perampokan itu sebanyak tiga orang sambil mengendarai motor Vega R. Para perlaku yang mengenakan topi itu diperkirakan berusia rata-rata 19 dan 20 tahun. “Namun dari tiga pelaku tersebut, dua orang masuk ke dalam dan seorang menunggu di luar di dekat motornya. Hal itu berdasarkan hasil rekaman yang terlihat di CCTV di dalam Indomaret,” katanya.
Kapolres Bandung AKBP Sandi Nugroho melalui Kapolsek Nagreg, AKP Sharly Sollu, SIK., mengatakan, setelah terjadi aksi perampokan di toko Indomaret tersebut, pihak kepolisian sementara ini mengamankan atau menyita rekaman CCTV. Pasalnya dalam rekaman CCTV tersebut, diduga ada gambar para pelaku pencurian yang sempat terekam.
“Hasil rekaman CCTV itu untuk didalami dan guna penyelidikan lebih mendalam. Selain itu, kami juga berusaha untuk meminta keterangan dari empat saksi. Dua saksi di antaranya adalah saksi korban dan dua saksi lainnya yang sempat menolong korban. Tetapi berdasarkan hasil olah TKP, untuk sementara kasus tersebut murni perampokan,” katanya kepada wartawan di Mapolsek Nagreg, kemarin.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s