Warga Hadang Pengangkut Truk Tanah

Posted on

CIMANGGUNG-Sejumlah warga dan para Ketua RW se-Desa Sindapakuoan, Kecamatan Cimanggung akhirnya turun ke jalan dan langsung menyetop truk ABRA yang mengangkut tanah galian C dari PT Tiga Bintang Manunggal (TBM), penyetopan yang dilakukan karena warga sudah merasa kesal dengan proyek tersebut sehingga mereka langsung bereaksi lalu turun ke jalan. Penyetopan truk yag sedang beroperasi mengangkut galian tanah itu berlangsung di Jalan Raya Parakanmuncang tetapt di depan perumahan Alam Asri Cimanggung.
“Kami sebenarnya sudah menyampaikan surat keberatan kepada penanggung jawab proyek galian C, malah surat tersebut bukan hanya disampaikan kepada penanggung jawab proyek tetapi langsung ditembuskan kepada Muspika, tapi kenapa tidak ada perhatian. Untuk itu terpaksa kami yang turun tangan,”kata Ketua BPD Desa Sindangpakuon Toni Santosa, kepada sejumlah wartawan, Senin (15/10).
Kata Toni, selama belum ada komitmen pihak kami tidak akan mengijinkan truk-truk pengangkut tanah melintas wilayah desa kami, sebelum pihak perusahaan bisa mengatasi kerusakan jalan dan harus ada perbaikan, mengatasi kemacetan dan debu yang menggangu rumah yang dilintasi truk proyek.
“Jika memang belum ada komitmen yang jelas tetap tidak ada truk pengangkut tanah lewat ke daerah Sindangpakuon, jika memang tidak ada perhatian jangan salahkan kami jika ada unjuk rasa yang lebih besar lagi,”kata Toni.
Menurut Koko (63) Ketua RW 10 Dusun Cikalama, Desa Sindangpakuon, pengangkutan tanah yang melintas kewilayahnya bukan kali ini saja terjadi tetapi sudah berlangsung lama, tapi malah seolah tidak ada perhatian dari pihak terkait, padahal jelas mereka itu tahu kalau ada hilir mudik truk galian C yang sudah menggangu lalu-lintas jalan serta kerusakan jalan.
“Dalam sehari lebih dari seratus truk yang melintas. Sedangkan dampak pengangkutan tanah bisa berdampak kepada wilayah kami. Penyetopan sendiri dilakukan karena pihak perusahaan tidak mau tahu soal ultimatum yang disampaikan pihak desa,”tegas Koko.
Kata Koko, pihak perusahan galian C sebelumnya berjanji akan datang ke Desa Sindapakuon dan bertemu dengan warga, tapi pada kenyataanya tidak pernah datang bertemu dengan warga sehingga terpaksa warga langsung menyetop mobil proyek galian C yang melintas.
Ditempat terpisah Dadang Romansyah Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Sumedang akan segera turun melakukan peninjauan kelapangan serta menghentikan proyek galian C jika memang ijin tidak jelas. “Sebaiknya segera hentikan jika memang belum ada ijin. Kami akan segera mengecek kelapangan bagaimana proyek galin C bisa berjalan kalau memang belum ada ijin,”kata Dadang.

Sementara itu pihak proyek maupun pihak kecamatan Cimanggung belum bisa dikonfirmasi terkait aksi penyetopan mobil proyek galian C PT TBM oleh warga Desa Sindangpakuon yang dinilai menggangu dan merusak jalan. (kos)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s