Oknum PNS “Dugem” Ancam Wartawan Saat Konfirmasi

Posted on Updated on

Kab. Bandung. Buser Trans Online

Dunia pendidikan sepertinya terus menadi sorotan masyarakat serta media, terutama pelaksana pendidikan “Umar Bakri” dengan cerita sepeda kumbangnya, begitu pula dengan selogan “pahlawan tanpa tanda jasa”.

Sangat kontroversi dengan keadaan sekarang, “dugem” atau hiburan malam sudah tidak lagi menjadi kegiatan para pengangguran atau kelas atas. tidak tanggung-tanggung 2 pasang pegawai negeri berpakaian dinas, sedang asik dengan minuman serta joget di klab malam. tanpa memperhatikan di sekelilingya.

Prilaku kedua oknum tersebut sampai kepada telinga Camat Cicalengka Ahmad Rikzy Nurgaraha.S.IP kepada wartawan ia mengatakan, hal ini sangat memalukan segera harus ditindak lanjuti, ke intansi yang lebih berwenang.

Ia akan mengecek siapa ke dua PNS tersebut, “kalau ada dilingkungannya akan saya tindak”.jelasanya.

Setelah ditelusuri kedua PNS yang “dugem” memakan pakaian mirip seragam kedinasan, diketahui bertugas sebagai kepala sekolah di lingkungan pendidikan Kecamatan Cicalengka. hal ini diperkuat pernyataan dari kepala unit pelaksana teknis pendidikan Cicalengka. Adang Safa’at. membenarkan kedua PNS tersebut adalah masih berkeja sebagai kepala sekolah negeri di lingkungannya.

Kemudian oknum tersebut dipertemukan dengan wartawan di kantor UPTD Cicalengka, ia mengancam akan melaporkan wartawan tersebut ke Polda Jabar bila berita di muat. karena dianggap pemerasan.

Pernyatan ancaman oknum PNS tersebut di balas senyum oleh wartawan yang menkonfirmasinya.”lucu masa wartawan memeras berita naik, apa yang diperasnya, mana uang yang diperasnya”.ungkapnya.

“onum PNS tersebut pernah nitip uang 500 rb, keteman saya untuk ganti motor yang biasa digunakan liputannya hancur, tertabrak mobil milik oknum tersebut. sesaat pergi, setelah mengetahui ada wartawan, lalu tancap gas nabrak motor saya yang ada diparkiran.”.jelasnya.

Yaya Sunarya Tokoh masyarakat Cicalengka menyayangkan prilaku kedua PNS tersebut. Apalagi berdinas dilingkungan pendidikan,”kalau ibu guru sama bapak gurunya sering dugem atapalagi kalau terbukti minum -minuman keras dimuka umum. generasi muda Cicalengka mau dibawa kemana. tolong pemerintah ini harus tindak tegas”.geramnya.

Yaya menambahkan apalagi mengancam wartawan,kalau wartawan salah laporkan langsung saja jangan mengancam.lanjut Yaya yang juga penasehat media Buser Trans Online.”kami siap menghadapinya bila terjadi pada wartawan kami”.tangtangnya.

bagaimana pernyataan Kepala dinas pendidkan Kabupaten Bandung, serta Bupati kabupaten Bandung atas berita tersebut.

Bagaimana kedua kepala sekolah itu saat aktifitas di sekolahnya .tunggu beritanya lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s