PROYEK SILUMAN BERTEBARAN DI BANDUNG TIMUR

Posted on Updated on

Pembanguanan Kantor Pajak Kecamatan Cicalengka, dari awal pembangunan sampai selesai tidak ada papan nama berpotensi korupsi dalam pembangunannya.
Pembanguanan Kantor Pajak Kecamatan Cicalengka, dari awal pembangunan sampai selesai tidak ada papan nama berpotensi korupsi dalam pembangunannya.

Kabupaten. Bandung. Buser Trans

Pengerjaan proyek pemerintah tanpa memasang papan nama kegiatan disinyalir marak di Kecamatan Cicalengka. Kabupaten. Bandung. Jawa – Barat. Praktik semacam ini membuka pintu terjadinya tindakan korupsi.

Beberapa proyek yang sumber dananya dari uang rakyat. namun, tidak ada papan nama kegiatan seperti proyek pembangunan kantor pajak di komplek Kecamatan Cicalengka atau pembangunan irigasi yang didanai dari PNPM di Desa Cikuya. Kecamatan Cicalengka dan sejumlah proyek lainnya.

Papan nama penting sebagai sarana masyarakat mengetahui jenis kegiatan proyek, besarnya anggaran, dan asal usul anggaran (APBD/APBN), nama kontraktor, tenggat waktu pelaksanaan kegiatan, dan perawatan. Papan nama proyek sebagai bentuk transparansi sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan pengawasan dan pencegahan terjadinya pencurian uang rakyat.

“Praktik seperti ini rawan korupsi. Ini mestinya harus jadi perhatian serius Pemprov Jawa – Barat,” kata Koordinator Milisi Penyelamat Uang Rakyat (M-PUR), Slamet Machmudi, Beberapa waktu lalu di kantornya.

Berdasar penelusuran M-PUR, proyek yang tanpa terpasang papan nama kebanyakan berjenis Penunjukan Langsung (PL) dengan nilai anggaran di bawah Rp200 juta ada juga dengan nilai anggaran 500 Juta keatas . Diduga, pengerjaan proyek tanpa papan nama sengaja dilakukan oleh oknum kontraktor. Hal ini dilakukan guna menutupi segala informasi terkait pelaksanaan proyek. Motifnya, menghindari adanya pengawasan berbasis masyarakat.

Menurut Slamet, papan nama yang nominalnya hanya belasan atau puluhan ribu rupiah diwajibkan dalam pelaksanaan proyek pemerintah. Biaya pembuatan papan nama dianggarkan dalam RAB (Rencana Anggaran Belanja) yang dituangkan dalam kesepakatan kontrak.

“Jika tidak memasang papan nama dalam kegiatan proyek, maka sama halnya telah mengurangi anggaran secara ilegal. Perbuatan tersebut dikategorikan korupsi dan dapat dipersoalkan secara hukum,” ujarnya.

Praktik pengerjaan proyek tanpa pemasangan papan nama kegiatan ini terkesan sengaja dibiarkan oleh para pengawas dari instansi pemerintah terkait. Diduga, pembiaran telah lama berlangsung lama. Sehingga para kontraktor pun terbiasa tidak memasang papan nama berisi informasi kegiatan proyek.

“Jadi kemungkinan besar praktik terlarang ini tidak hanya terjadi tahun 2014 ini saja,” tandasnya.

Proyek Pembangunan Ruangan Pajak Cicalengka hampir selesai, tetapi tidak ada papan nama.
salah seorang yang mengaku mandor,kepada buser trans mengaku sudah meminta ke pimpinannya untuk dipasang papan nama, namun diabaikan.( Nurdin Senjaya / Net)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s