Ada Uang Mengalir Ke Forum Peduli Pasar Cicalengka

Posted on Updated on

Kab. Bandung, Buser Trans Online

Kekhawatiran warga khususnya Cicalengka terhadap kemandirian Forum Peduli Pasar Cicalengka (FP2C), tidak lagi sebagai sosial kontrol yang tajam dalam hal peroses pembangunan pasar yang sedang berjalan.setelah forum tersebut menerima aliran dana sebesar 15 jt dari pelaksana proyek pembangunan pasar.

Dikabarkan sebelumnya, FP2C sangat kritis dalam menyoroti pembangunan pasar baru Cicalengka,terlebih sangat nyaring menyuarakan harga kios yang mahal, Izin Mendirikan Banguanan yang belum selesai, Amdal yang kuarang baik, apakah setelah menerima uang bantuan dari pengembang akan terus genderang berbunyi.?.

Irfan koordinator FP2C mengakui dirinya menerima uang sebesar 15 jt dari pelaksana proyek pembangunan pasar sebagai bentuk bantuan operasiaonal lembaga dan forumnya.namun, dirinya tetap akan terus memperjuangakan hak pemilik kios lama serta aspek yang ditimbulkan selama proses pembangunan pasar.

“uang yang kami terima, kami bagi – bagikan kepada beberapa lembaga di bawah naungan forum peduli pasar Cicalengka seperti FKPPI, LSM Pakis, Media BIN, Media Jendela Desa Serta media Budaya serta yang lainnya, masing – masing 1 jt. “. Jelas Irfan kepada Buser Trans Online.

Ia juga menyamakan penerimaan uang tersebut seperti yang sama di terima Polsek dan Koramil, artinya uang tersebut sah – sah saja. “yang jelas mereka juga terima uang dari proyek pembangunan pasar”.pungkasnya.

Saat di konfirmasi salah satu lembaga yang ada di dalam forum FP2C Lukman awalnya menolak informasi tersebut, tetapi akhirnya mengakui telah menerima uang dari forum sebesar 1 jt. melalui SMS ia menyebut lembaga yang terintegrasi kepada FP2C adalah GM FKPPI Cicalengka,Paguyuban Sunda Wibaya, LSM Paguyuban Citra Budaya, LSM Parahhiyangan Sadulur, LSM Panglayungan Ki Sunda (Pakis), LSM GMB,SKU Media Berita Investigasi Nasional (BIN), SKU Jendela Desa, SKU Gema Parahiangan Nusantara,Margaluyu, Media TKP Online, Ormas Manggala Putih.

Sebelumnya FP2C dikabarkan akan melakukan demontrasi pada saat peresmian tiang pancang pertama dalam pembangunan pasar baru Cicalengka yang diresmikan oleh bupati Bandung Dadang Naser, sampai peresmian selesai tidak ada aksi yang di isukan.

Rapid pedagang lama pasar Cicalengka tidak berharap banyak terhadap pembangunan pasar Cicalengka kepada Buser Trans Online menuturkan kios yang terbakar beberapa tahun lalu adalah  bentuk wariasan orang tua serta harta yang diberikan untuk menopang hidupnya kedepan kini musnah sudah.

“kios tersebut, adalah warisan turun terurun dari kakek sebagi pedagang lama, kini hangus terbakar, beserta seluruh harta miliknya” keluh Rapid di kediamannya Kp legok jabar – Cicalengka.

Kini ia beserta anak istrinya mulai kembali merintis berjualan kain olahan di pinggir jalan, modal awal dari kepercayaan pemilik barang,”berat rasanya kalau harus mengingat kembali masa sebelum dan ketika kebakaran, namun sesal kini tiada guna”.ungkapnya.

Setelah mendengar kembali pasar Cicalengka akan dibangun,ia tersenyun datar ya alhamdullilah sudah ada yang peduli, kalau saya mudah – mudah dapat berjalan lancar tidak ada tuntutan lain, saya hanya mohon di fasilitasi menempati kembali kios yang baru, tidak dipersulit saja.

Begitu tulus ex pemilik kios pasar lama,tapi terdengar gaduh dalam pembangunan pasar. siapa semua pembuat kegaduhan ini. ( Nurdin senjaya/ Buser Trans Online )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s