Basarnas Jawa Barat Melebur Di KAA

Posted on

Sumedang-Buser Trans Online

Momen Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Kota Bandung menghipnotis seluruh warga Bandung, dan tidak ketinggalan masyarakat Jawa Barat dan Indonesia pada umumnya. Berbondong mereka menyerbu dan menyemut di sepanjang Jalan Asia Afrika dan seputaran Gedung Merdeka Bandung. Sebagian lain memanfaatkan sela waktu untuk berbelanja di seluruh pusat-pusat perbelanjaan.

Merasa diri sebagai bagian masyarakat Sunda, Kantor SAR Bandung mewakili Badan SAR Nasional tidak mau ketinggalan dalam pekerjaan internasional ini. Tidak dalam rangka evakuasi pengunjung, tidak pula mengevakuasi delegasi asing, namun Badan SAR Nasional mengambil peran humanis lain, yaitu terlibat dalam kluster SRILANGKA. Kluster ini mengurusi arus lalu lintas orang dan kebutuhan informasi dan semua hal terkait dengan KAA.

‘’Peran ini tentu saja jauh dari tugas rutin Badan SAR Nasional yang mengevakuasi korban dalam kedaruratan. Kita berharap tidak ada yang menciderai momen Peringatan KAA, sehingga kami Badan SAR Nasional tidak perlu turun melaksanakan tugas evakuasi,” jelas Kepala Basarnas Jawa Barat, Anggit M. Satoto, S.S., M.M., kepada Banteks, kemarin.

Katanya, kondisi Jawa Barat secara umum, dalam keadaan kondusif dan tidak ada musibah atau bencana apapun, sehingga perhelatan akbar ini dapat berlangsung mulus, lancar, dan aman.“Secara resmi kami memang tidak dilibatkan dalam kegiatan ini. Tapi, kami merasa sebagai warga Jawa Barat dan tinggal di Bandung, maka kami merasa terpanggil untuk ikut meleburkan diri dengan apapun yang kami bisa,’’ tambah Anggit.

Basarnas Jawa Barat tetap dengan kesiapsiagaan penuh, dimana Badan SAR Nasional menempatkan 1 kendaraan rescue car dan 1 communication mobile, sehingga monitoring kedaruratan dapat langsung dipantau on the spot dan terkoneksi dengan Kantor SAR Bandung.

Personil yang diturunkan 1 tim kecil terdiri 7 orang, namun mengkoordinir ratusan orang dalam Kluster SRILANGKA. Selain itu, 2 tim masing-masing 5 orang disiagakan di Kantor dan siap digerakkan sewaktu-waktu.

Kluster Srilangka mendapat tugas khusus di kawasan Paris Van Java (PVJ) dan Cihampelas Walk (Ciwalk), yang merupakan pusat keramaian wisatawan di Kota Bandung. Selain itu, pada momen gelar Angklung for The World, Srilangka akan bergabung dengan 16.000-an relawan lain untuk bersama-sama memastikan kelancaran gawe akbar itu.

Srilangka berdampingan dengan Kluster lain yaitu Pakistan dan Bandung. Merupakan kelompok-kelompok relawan yang tergabung dalam KolaborAksi (Aksi Kolaborasi) antara komunitas, relawan, perwakilan individu atau instansi, dan organisasi kemasyarakatan lain yang terbentuk secara spontanitas.
Para relawan ini berlatar belakang pegawai, dosen, profesor, hobis, mahasiswa, karyawan, pengusaha, dan lain-lain. Hari Kamis (23/4) ini Basarnas menambah 1 Tim yang terdiri 5 orang, 1 unit Rescue Truck, bergabung dengan Dinas Kebakarabn Kota Bandung. (Entis)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s