Kekalapan PHK PT. Arka Footwear Indonesia Kepada Karyawannya

Posted on

Kab. Bandung. Buser Trans Online

Sudah berulang ulang PT. Arka Footwear Indonesia melakukan Pemutus Hubungan Kerja (PHK) kepada karyawanya secara sepihak dengan cara memanggil lalu menyuruh mengudurkan diri tanpa sebab yang jelas, terakhir dialami oleh Dani Kepala bagian Asybemly yang sudah bekerja beberapa tahun, harus rela di PHK akibat dari kesewenang wenangan perusahaan.

Seperti dituturkan Dani kepada Buser Trans Online bahwa dirinya hari ini (Senin,11/5).seperti biasa pagi pagi masuk perusahaan untuk berkerta, namun, sebelum masuk kantor dipagil Widi selaku personalia PT. Arka Footwear Indonesia, dalam pembicaraan Dani dituding mempropokasi karyawan untuk tidak masuk kerja dan harus membuat surat pengunduran diri saat ini juga.

Dari bahasa yang disampaikan perwakilan perusahan yang bergerak di bidang sepatu exspor jelas Dani menolak, kalau harus mengundurkan diri, kabar yang ditrima perusaha tentang propokasi karyawan tidak masuk akal, dan dianggapnya mengada ngada.
PHK tanpa alasan oleh PT. Arka Food Wear menurut Dani sering dilakukan, bahkan banyak korban PHK,”satu contoh awal bulan ini, 10 orang di PHK tanpa sebab”. Jelasnya.

Ia berharap Perusahaan ini tidak melakukan kembali PHK yang dapat merugikan pekerja yang di lakukan sewenang – wenang, harusnya bila ada perselisihan bisa dilakukan mediasi bipartite atau tripartis, coba libatkan pemerintah, jangan seperti ada undur senang dan tidak senang, inikan Negara hukum, bukannya jaman penjajahan.

‘Toh saya juga bekerja melalui prosedur lamaran kerja, ya kalau PHK juga harus pakai prosedur jangan seperti orang kalap saja, kalau personalia tertekan jangan lantas menekan bawahannya, siapa tahu semuanya kesalahan yang ada bersumber dari kinerja perusahaan.”.pungkasnya.

Hal yang sama dialami Nanang Kosim salah seorang dari 10 rekannya yang ikut di PHK beberapa waktu lalu, sampai kini masih bingung kenapa dirinya di PHK, cuma personalia suruh saya mengundurkan diri dan tidak boleh masuk kerja lagi.”saya tidak bisa berbuat banyak kemana saya harus mengadu”.keluhnya.

Selain Nanang tercatat beberapa orang seperti, Dedeh, Dadang, Yeni, Karno dan ada beberapa departemant lain (Sewing), harus rela untuk di PHK.

Aktifis tenaga kerja Dedi Ruswan melalui telepon selluler kepada Buser Trans Online menyayangkan sikap perusahan yang otoliter, harusnya perusahan dengan pekerja dibangun kemitraan yang baik, menyuruh mengundurkan diri dari perusahaan, bukan etika baik dalam suasana hubungan kerja baik.

Personalia harusnya bijak dalam menerima impormasi jangan hantam kromo saja, Dedi bersama rekan aktifis serikat pekerja akan segera berkoordinasi dengan pihak Disnaker serta kawan-kawan serikat pekerja lainnya, untuk melakukan somasi kepada PT. Arka Food Wear atas tindakan hari ini kepada karyawannya.

Wawan setiawan SH dari lembaga bantuan hukum BN-PKPU dalam waktu dekat akan melakukan somasi terkait tenaga kerja yang di PHK “memang sebagian yang di PHK sudah bertemu dengan kami, dalam waktu dekat kami kuasa dari mereka akan melayangkan surat gugatan PHK”. jelasnya.

Disinyalir pekerja asing yang ada di PT. Arka Footwear mengantongi izin paspor bukan untuk bekerja, tapi kami masih mengecek kebenaran isu tersebut.

Sampai berita ini diturunkan pihak dari PT. Arka Footwear belum melakukan hak jawabnya.(Dedi Priatna/Iwan Taruna/Buser Trans)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s