Selama Disandera, Dede Mengaku Sering Pindah Tempat

Posted on

IMG_20160513_224652

Kepala Desa Ciparanti Dadang Suherman poto bersama Dede Irfan Hilmi salah satu Korban sandera Abu Sayyaf yang dibebaskan

Pangandaran Busertrans Online

Warga Dusun Ciseumpu, Rt 8/3 Desa Ciparanti, Kecamatan  Cimerak, Kabupaten Pangandaran  yang sempat jari korban sandera oleh teroris di filipina, Dede Irfan Hilmi kini sudah bebas dan sudah berkumpul bersama keluarga, hal tersebut di sampaikan oleh Kepala Desa Ciparanti Dadang Suherman di Jakarta kepada Busertrans Online melalui pesan BBM. Jumat (13/5).

” Dede sudah diserahkan kepada keluarga di Jakarta tadi siang,” ujarnya.

Dadang menjelaskan pihak keluarga sempat cemas akan kondisi sang anak selama jadi sandera kelompok bersenjata di Filipina,” Alhamdulilah kondisi Dede nampak sehat dan siap kembali bersama kedua orang tuanya serta keluarga yang lainnya ke kampung halaman,” tegasnya.

Lebih jauh Dadang menyampaikan, sesuai pengakuan korban Dede kepada pihak keluarga selama di sandera oleh kelompok bersenjata di filipina dia di perlakukan dengan baik dan tidak mendapatkan kekerasan sedikitpun,”  Dia ( Dede ) sehat dan tidak ada tanda – tanda bekas kekerasan di tubuhnya dan ini murni kelompok bersenjata di filipina memperlakukan dede dan tiga rekan lainnya dengan baik,” papar Dadang.

Namun menurut pengakuan dede kepada pihak keluarga,  bahwa selama di sandera dia dan tiga rekannya selalu berpindah-pindah tempat,” Ke empat korban sandera ini selama di Filipina sering berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran petugas penyelamat,” kata Dadang menirukan cerita Dede.

Sementara itu,  Dede Irfan Hilmi dan ketiga rekannya diserahkan di tengah laut dan langsunf di bawa dengan helikopter milik TNI dan  kemudian para korban di terbangkan dari Tarakan ke Jakarta dengan pesawat Boeing 737 dan Landing di Jakarta sekitar pukul 11.00 wib. Setibanya di Jakarta para korban di bawa ke kantor Kemenlu dan kemudian di bawa ke Rumah Sakit untuk di periksa oleh tim medis.

” Setelah itu para korban oleh Kemenlu diserahkan ke PT Global atau pemilik kapal Tugboat Henry, dan sekitar pukul 15.00 wib pihak PT menyerahkan para korban ke masing-masing keluarganya termasuk Dede Irfan Hilmi,” aku Dadang. (Andriansyah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s