ALASAN GUBERNUR JAWA BARAT MELARANG PENGGUNAAN JARING TERAPUNG DI WADUK JATI GEDE

Posted on Updated on

aher

Kab Sumedang, Buser Trans

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, kembali menekankan pelarangan adanya jaring apung di kawasan Bendungan Jatigede. Alasan utamanya ia merasa hawatir, pemanfaatnya justru hanya dirasakan oleh kelompok pemodal saja.

.“Sebab manfaatnya saya khawatir tentu hanya pada kelompok pemodal saja, dan masyarakat sekitar tidak kebagian,” kata Aher usai acara Launching Ikan Mas Marwana dan Nila Nirwana III, Penebaran Benih Ikan yang ke-10 Juta Ekor dan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan, di Lapang Sembada Desa Sukaratu, Kecamatan Darmaraja, Kab Sumedang, Jawa Barat, kamis (1/9).
Aher membolehkan siapa pun untuk mengambil ikan di Jatigede, asalkan menggunakan pancing. Jika pun menggunakan jaring, jaring yang diperbolehkan hanya kecrik.
“Kita akan batasi hanya mancing. Paling kalau pakai jaring, jaringnya jaring kecrik, itu boleh. Tapi untuk jaring besar tidak boleh karena merugikan yang lain. Kan ini milik bersama, siapa pun boleh mengambil,” jelasnya.
Alasan lainnya tidak diperbolehkannya jaring apung, lantaran keramba dan jaring apung disinyalir dapat merusak perairan, air bendungan menjadi kotor dan menyebabkan turbin cepat rusak.
“Oleh karena itu. Kita, akan biarkan air ini, air yang natural. Ikannya pun ikan yang natural lepas dan dinikmati secara natural pula dengan penuh kenikmatan dan kebahagiaan,” tandasnya.
Disinggung kenapa pihaknya membatasi pengambilan ikan, karena dikatakan Aher, Jatigede bukan lautan bebas yang bisa memakai jaring besar yang sekali tangkap bisa menghasilkan ikan hingga 1 ton.
“Ini kan berbahaya, yang lain bisa tidak kebagian. Oleh karena itu agar semua bisa kebagian, masyarakat bisa menikmati dengan baik, masyarakat memperoleh gizi dengan mudah. Mau gizi, mau ikan? udah ke jatigede mancing, pulang ke rumah goreng ikan. Kan sangat sederhana. Dan ikannya tersedia dengan jumlah yang cukup, karena 25 juta itu saya kira cukup,” imbuhnya. ( yudis / BTO )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s