Dept Collector PT Adira Di Laporkan Ke Polisi

Posted on Updated on

Jawa Barat Buser Trans Online

Buntut pengambilan satu buah unit kendaraan truk secara paksa oleh di diduga debt collector Pt.Adira, akhirnya wasri (50) pemilik kendaraan melaporkan  Di duga debt collector ke polisi.

hal ini dilakukannya karena Wasri merasa di bokongi dengan cara di ambil alih unit kendaraan di dirinya yang sedang ia gunakan.

” kita sedang bernegosiasi dengan Pt.adira mengenai cicilan eh tiba tiba di jalan panya pom bensin cinunuk empat puluh orang merampas kendaraan dan kuncikontak berisi STNK” ungkapnya.

Ali Usman DPC LPKSM ( Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya masyarakat ) kab bandung dalam kompresi persnya mengatakan siap mengawal kasus ini agar hukum bisa  berlaku ke pelaku usaha.

” kami menduga pengusaha Pt.Adira tidak melibatkan pemerintah dalam hal kridit, seharusnya kalau Pt.adira mendaftar kendaraan yang menjadi unit piutang ke pengadilan atau mendaftarkan fiducia tidak repot repot menarik kendaraan di jalan cukup pengadilan eksekusi” jelanya .

Lanjut Ali pasti dalam kasus ini Pt.adira menggunakan preman untuk mengabil barang dan memberikan upah biaya penarikan, alangkah baiknya Pt.adira memberikan uang itu ke pemerintah untuk mendaftarkan fiducia. 

ini penjadi pelajaran bagi pelaku usaha perkreditan atau finance agar mematuhi peraturan pemerintah ” kami masih mendengar masyarakat di ambil oleh debt collector motor di jalan, bahkan ada yang sempat dianiya kami prihati.

Silahkan kalau ada yang demikian mengadu pada kami, akan kami kawal kasusnya. kalau mereka ( finance ) merampas dengan cara preman, kami khawatir masyrakat mempertahankan unit juga dengan cara preman  .Nurdin/bto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s