Bulan: Maret 2017

​BBI DI PANGANDARAN PERLU  BERGENDING DENGAN PASAR IKAN

Posted on


Pangandaran Buser Trans.
Balai Benih Ikan (BBI) sebagai tempat pembinaan budidaya ikan serta penyedia benih ikan, yang terletak di Desa Batumalang,  Kecamatan Cimerak,  Kabupaten Pangandaran, semakin dituntut perannya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pembudidaya.
Untuk itu diperlukan optimalisasi program dengan didukung adanya sarana, prasarana yang memadai serta tenaga yang menguasai bidang perikanan untuk mendukung tercapainya tujuan pembangunan perikanan di Kabupaten Pangandaran.
Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Dinas Kelautan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pangandaran,  Tata,  S.Pd, M.Si mengatakan, keberadaan Balai Benih Ikan (BBI) bertujuan untuk melaksanakan penerapan teknik pembenihan dan pembudidayaan ikan air tawar serta pelestarian sumber daya induk/benih ikan dan lingkungan.
“Selain itu juga melaksanakan pembinaan dan bimbingan teknik dan manajemen kepada pembenih dan pembudidaya ikan, serta membantu pemasaran para pembenih dan pembudidaya ikan”, kata Tata, kamis (30/03) siang.
Tata menambahkan, saat ini BBI Kabupaten Pangandaran mulai melakukan pembudidayaan dengan membeli beberapa ekor  calon induk dan beberapa induk ikan yang siap untuk dibudidayakan dari Balai benih Provinsi di Singaparna Tasikmalaya.
“Semua calon induk ikan tersebut sudah bersertifikat,  dan alhamdulillah saat ini mulai dilakukan penetasan benih ikan Gurame,  ikan Mujaer,” tambahnya.
Pihaknya meminta kepada semua pembudidaya ikan di Kabupaten Pangandaran untuk bisa bersabar karena dalam proses pembudidayaan dibutuhkan adaptasi dulu terhadap indukan yang akan dikawinkan hingga dua minggu.
“Setelah penetasan benih pun harus menunggu selama empat bulan mendatang sampai kami jual pada masyarakat pembudidaya ikan. Jadi tidak bisa instan. Perlu proses dalam pembenihan bibit ikan tersebut,”dan juga konsumen perlu benih yang berkualitas pungkasnya(ateng jaelani)

Iklan

​LSM LPKSM- LKMCS SIAP MELAYANI DALAM MELINDUNGI HAK_HAK  MASYARAKAT SELAKU KONSUMEN

Posted on Updated on



Pangandaran Buser Trans.
 Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat – Keadilan Masyarakat Ciamis Selatan ( LSM LPKSM- LKMCS) hadir sebagai suatu wadah yang menangani berbagai persoalan ataupun hal-hal yang berkenaan dengan konsumen.
Hal tersebut disampaikan Ketua Umum LSM LPKSM- LKMCS Ade Jenal Mutaqin, S.H, dalam peresmian Kantor DPP di Jalan Raya Cijulang No.142 Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, beberapa waktu lalu.
Menurut Ade, lembaga ini diharapkan dapat berperan penting dalam membantu masyarakat sebagai konsumen. Karena setiap konsumen harus mendapatkan hak-haknya sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. 
Ade menambahkan, banyak hal yang dapat dilakukan dalam upaya membantu masyarakat terhadap segala ketimpangan sosial yang terjadi. Sebagai titik awal merupakan langkah tepat dan sangat penting untuk membentuk sebuah LSM, pasalnya banyak sekali permasalahan sosial yang ada di masyarakat. 
“Masyarakat harus terlindungi dan terayomi. Langkah tersebut juga sebagai upaya membantu peran pemerintah dalam melindungi masyarakatnya,”tegasnya. 
Organisasi swadaya masyarakat ini diharapkan dapat mengawal segala bentuk permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat, melalui koordinasi dengan berbagai pihak termasuk pemerintah.
“Rasa tolong-menolong sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan satu dengan yang lain adalah upaya untuk menjaga stabilitas kesenjangan sosial. Semua memiliki tanggung jawab moral untuk mengutamakan kepentingan umum,”ujar Ade.
Saat ini lanjutnya, banyak terjadi pembiaran di masyarakat dan mengakibatkan pertentangan sosial. Untuk itu kami hadir untuk memberikan pencerahan dan pandangan hukum serta menjunjung tinggi asas kebersamaan. 
Ade menambahkan, organisasi ini merupakan langkah konkrit dalam mengenalkan diri sebagai lembaga yang melindungi hak-hak konsumen kepada masyarakat, pemerintah dan penegak hukum lainnya. Kami akan membantu segenap laporan masyarakat dan akan kami proses sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
Lembaga ini lanjutnya,  hadir dengan niat baik yang tulus untuk membantu saudara-saudara kita yang memerlukannya. 
“Sebab mayoritas masyarakat masih kurang pemahamannya terkait sisi hukum yang melindungi hak-haknya. Kita akan menerima pengaduan masyarakat dan akan melakukan langkah-langkah strategis terhadap penegak hukum sesuai dengan konstitusi,”pungkas Ade. (Ateng jaelani)

​DOMBA ADU NAMA ERLANGGA MILIK SAMIN KERAP MENYABET PENGHARGAAN 

Posted on


Pangandaran Buser Trans.
Bagi pecinta ketangkasan Domba Adu di Kabupaten Pangandaran, nama Samin (54) warga Dusun Karanggedang RT.1/RW.5 Desa Babakan Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran, sudah tidak asing lagi.
Maklum saja, pria satu ini sudah 21 tahun menggeluti dunia ketangkasan Domba Adu dan saat ini tergabung dalam komunitas Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) Kabupaten Pangandaran.
Dalam kurun waktu puluhan tahun itu pula dirinya telah mengikuti berbagai lomba ketangkasan Domba Adu diberbagai Kabupaten dan Kota di Jawa Barat.
Hingga saat ini dirinya tetap konsisten memelihara Domba Adu. Satu Domba yang bernama Erlangga berusia 3 tahun menjadi domba kesayangan dan dibanggakannya.
Berbagai perlombaan ketangkasan Domba Adu di berbagai daerah tetap dia ikuti, dan kerap menyabet penghargaan.
“Dari berbagai lomba yang diikuti secara finansial hadiahnya sih tidak sebanding dengan biaya pemeliharaan. Namun kepuasaan batinnya tidak terhingga nilainnya,”ujarnya, kepada Buser Trans, Selasa (28/3) siang.
Samin menambahkan, harga jual Domba Adu akan melambung tinggi jika sering menjadi juara. Namun dirinya tidak menjawab ketika ditanya berapa harga kambingnya jika ada peminat.
“Harganya lumayan mahal. Namun saya tidak berniat menjualnya saya sangat menyukai domba-domba,” ujar Samin.
Dirinya pun bertekad akan tetap menekuni hobinya entah sampai kapan. Sebab sebagai pecinta, penikmat pemilik dan peternak dengan mengikuti adu ketangkasan domba banyak manfaat diperoleh.
Menurutnya, silaturahmi dan komunikasi dalam komunitas pecinta selalu terjalin. Selain itu bersama komunitasnya turut melestarikan  nilai-nilai budaya dan tradisi kesundaan. 
“Lihat saja acara adu ketangkasan domba selalu bernuansa seni dan budaya Sunda, baik tutur sapa, penggunaan kostum pakaian dikenakan yaitu pangsi dan iket, maupun ibingan pencak silat dan tembang Sunda mengiringi acara ini,”pungkasnya. (Ateng jaelani)

​BUPATI PANGANGANDARAN JEJE WIRADINATA BERANGKAT KERJA GOWES SEPDA

Posted on


Pangandaran Buser Trans.
Bupati pangandaran Jeje Wiradinata Berangkat ke kantor dari  dinas menggunakan sepeda sekitar pukul 07.00 wib senin (27/03)pagi ini.
Keberangkatannya untuk memimpin pelantikan relawan TIK di aula setda kabupaten pangandaran yang juga di hadiri oleh wakil Bupati Adang Hadari.
“Tidak ada maksud apa apa, biar sehat saja,”ujar bupati Jeje.
Rombongan Bupati antara lain ajudan dan beberapa anggota satpol PP kabupaten pangandaran yang juga menggunakan sepeda.
Momen tersebut jadi pemandangan terbaik bagi warga. Pasalnya jarang sekali melihat Bupati mereka memakai sepeda, karena selama ini selalu menggunakan kendaraan Dinas dengan pengawalan ketat patwal.(ateng jaelani)

BUPATI JEJE WIRADINATA BERANGKAT KERJA GOWES SEPEDA

Posted on Updated on


Bupati pangandaran Jeje Wiradinata Berangkat ke kantor dari rumah dinas menggunakan sepeda sekitar pukul 07.00 wib senin (27/03)pagi ini.

Keberangkatannya untuk memimpin pelantikan relawan TIK di aula setda kabupaten pangandaran yang juga di hadiri oleh wakil Bupati Adang Hadari.

“Tidak ada maksud apa apa, biar sehat saja,”ujar bupati Jeje kepada Buser Trans.

Rombongan Bupati antara lain ajudan dan beberapa anggota satpol PP kabupaten pangandaran yang juga menggunakan sepeda.

Momen tersebut jadi pemandangan terbaik bagi warga. Pasalnya jarang sekali melihat Bupati mereka memakai sepeda, karena selama ini selalu menggunakan kendaraan Dinas dengan pengawalan ketat patwal.(ateng jaelani)

​BUPATI PANGANDARAN JEJE WIRADINATA WANTI WANTI BERAS RASTRA 2017 TEPAT SASARAN DAN GRATIS

Posted on



Pangandaran Buser Trans.
 

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata melepas armada Pendistribusi Beras Sejahtera (Rastra) dalam acara Launching Program Subsidi Rastra bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Tingkat Kabupaten Pangandaran Tahun anggaran 2017, didepan Kantor Bupati Kabupaten  Pangandaran, Kamis lalu (23/3),
Pelepasan armada yang membawa Rastra yang akan didistrubisan ke 10 Kecamatan di Kabupaten Pangandaran ditandai dengan memecahkan kendi oleh Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata sedangkan mengibarkan bendera start dilakukan oleh Wakil Bupati Pangandaran Adang Hadari bersama Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Iwan M Ridwan.
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengharapkan agar Dinas terkait terus mengawasi Program Rastra 2017 ini, dan yang perlu mendapat catatan serius jangan sampai ada lagi biaya yang dibebankan kepada masyarakat sepeserpun.
Yang juga harus dilaksanakan adalah  indikator kinerja 6 T, yaitu Tepat sasaran, Tepat harga, Tepat jumlah, Tepat mutu, Tepat waktu dan Tepat administrasi.
“Jangan sampai penyalurannya tidak tepat sasaran, orang yang tidak berhak bisa mendapatkan Rastra yang penting lancar dalam penyetoran ke Bulog, ini salah,” tegas Bupati.
Bupati juga berpesan di Kabupaten Pangandaran itu Rastra itu gratis. Maka tidak ada alasan bahwa di lapangan ditemukan pungutan sekecil apapun. Baik dengan dalih distribusi atau ongkos angkut.
“Kalau ketahuan awas, kita akan tindak tegas dan tim Saber pungli sudah efektif bekerja. Maka jangan sampai berhadapan dengan saber pungli!” tegas Jeje.
Jeje menambahkan, Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTS-PM) harus mendapat 15 kilogram per KK. Jangan dibagi rata. Kalau masih kurang lebih baik minta tambahan ke pemda.
“Intinya saya wanti-wanti, harus tepat sasaran dan gratis. Karena untuk biaya transportasi pendistribusian akan dibayar pihak pemerintah Kabupaten Pangandaran,” pungkasnya.(ateng jaelani) 

​HARI ULANG TAHUN PDIP KEU 44 DI KABUPATEN PANGANDARAN DI HADIRI RIBUAN PARA JEMA,AH

Posted on


Pangandaran Buser Trans.
Dalam rangka peringatan HUT PDI perjuangan yang keu 44 di kabupaten pangandaran yang bertempat di lapangan pintu masuk objek wisata pangandaran .acara tersebut menghadirkan seu orang Tokoh agama yaitu ketua umum pengurus besar nahdatul”ulama priode 2010_2020 PROF, DR KH,Said agil siroj MA,dan dan hadir Bupati pangandaran dan wakil Bupati pangandran dan ketua DPRD beserta anggota dan hadir semua SKPD se kabupaten pangandaran juga hadir dari TNI, Polri 

 dan hadir para ormas ormas dan para tokoh masyarakat  dan undangan lainnya ,dengan di hadiri ribuan masyarakat dari berbagai wilayah di kabupaten pangandaran (22_03)waktu lalu..
Masyarakat berdatangan sejak pagi yang jumlahnya sekitar sepuluh jema,ah yang ikut menyaksikan acara tersebut yang di isi ceramah kebangsaan terliat langsung di acara tersrbut.

di acara tersebut sebelum di isi ceramah terlebih dahulu di isi dengan penampilan grup hadrah majelis hidayatus sholawat yang membawakan sejumlah lagu lagu sholawatan dan di sambut dengan antusias ribuan para jeuma,ah yang hadir di acara tersebut apa lagi di saat kehadiran ketua  PBNU KH,Said agil sirodj di penyampaian ceramah itu semua jema,ah dengan duduk dan rapih dan tenang dalam menyimak tausyiah yang di sampaikan oleh kyai asal cirebon.
Dalam peunyampaian ceramah kyai asal cirebon benar benar bisa di rasakan oleh para jemaah bisa menyejukan hati.

Seperti halnya yang di sampaikan jemaah asep saepulloh asal desa kertajaya mengatakan kepada Buser Trans waktu di wawancarai mengatakan bahwa dalam ceramah yang di sampaikan pak kyai asal cirebon ini dirasakannya sangat hatinya merasa terbuka dan menambah ilmu tentang kesadaran dalam ke imanan juga dalam hidup rukun dengan sesama umat.

Apalagi dalam penyampaiannya materinya sangat bagus yang menarik adalah tentang islam nusantara perhatian kyai said ke rakyat sangat luas tida hanya ke agamaan tapi juga kebangsaan dan dalam penyampaiannya sangat baik tutur jemaah asal kertajaya.

Juga di sampaikan asep asal jemaah parigi bahwa ceramah kyai said mengandung muatan politik bisa mendidik semua generasi apalagi di dalamnya di sampaikan nilai nilai bagimana menjaga ke utuhan NKRI dan ceramah kyai said adalah merupakan sebuah motivasi yang harus di laksanakan generasi muda karena kita saat ini  sedang berada pada zaman penuh propokasi kita adalah generasi muda jangan sampe mudah terbawa pada ajaran yang macam macam dan harus tetap menjaga NKRI jangan sampe terbelah dan tetap teguh pungkasnya.(ateng jaelani)