​LAGI LAGI TERJADI KEBIADABAN OKNUM USTAZ,DI PANGANDARAN DI DUGA CABULI BEBERAPA ANAK DI BAWAH UMUR.

Posted on

Pangandaran Buser Trans.

 Seorang ustaz berinisial S (54) warga Dusun Tarikolot RT 6 RW 4 Desa Pajaten, Kecamatan Sidamulih, dilaporkan ke pihak kepolisian. Pasalnya ia diduga telah melakukan pencabulan terhadap sejumlah anak perempuan yang masih di bawah umur.
Atas laporan tersebut, pelaku ditangkap warga dan diamankan polisi di Mapolsek Sidamulih sekitar pukul 23.00 WIB Jumat (17/3) malam. Namun untuk keselamatannya, pelaku dibawa ke Mapolres Ciamis untuk proses hukum lebih lanjut.
Setidaknya 4 anak perempuan di bawah umur menjadi korban kebejatan oknum Ustaz tersebut, di antaranya Rr,  Rw, Ls dan Am.
Sementara dipastikan jumlah korban akan terus bertambah. Hal itu terbukti setelah……. memperoleh informasi dari W orang tua korban berinisial NS yang belum melapor.
Menurutnya, anaknya yang berinisial NS juga mengaku menjadi korban pencabulan oknum ustaz tersebut. Namun dirinya belum melapor terhadap perlakukan pelaku terhadap anaknya.
“Anak saya menunjukan perubahan prilaku setelah terjadinya pencabulan yang dilakukan oleh ustaz S. Dia jadi pemurung dan pemarah.  Bahkan cenderung melawan kepada orang tua,”ujar W, Sabtu (18/3) malam.
Lebih jauh W menyampaikan, peristiwa pencabulan bermula, saat anaknya yang sedang bermain bersama temannya, tiba-tiba dipanggil pelaku ke ruangan dapur. “Anak saya disuruh minum air putih. Setelah itu seperti terhipnotis, disuruh membukan pakaian hingga  ‘disentuh’ bagian kemaluannya,” katanya.
Menurut dia, terungkapnya kasus tersebut berawal dari protes salah seorang murid SD atas kehadiran Ustaz S yang akan mengajar agama sebagai guru ngaji dalam Program Ajengan Masuk Sekolah (AMS). “Ketika ditanya alasan penolakan tersebut, anak itu menyampaikan dirinya menjadi korban pencabulan oknum ustaz tersebut,” jelasnya.
Dirinya menambahkan, kemungkinan korban akan terus bertambah pasalnya oknum ustaz tersebut telah menjadi guru mengaji di Masjid Misbahul Khoer lebih dari 2 tahun.
Untuk itu dirinya berencana akan melaporkan kasus ini ke Polsek Sidamulih dan berharap pelaku dihukum seberat-beratnya.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan tetelpon, Kapolsek Sudamulih. AKP Iwan Sukarelawan membenarkan terjadinya kasus pencabulan tersebut. “Mengenai jumlah korban saat ini yang melapor baru empat. Namun tidak menutup kemungkinan akan ada muncul korban lainnya. Saat ini kasus tersebut masih dalam pengembangan,” ujarnya.
Iwan juga menegaskan untuk pengembangan lebih lanjut kasus ini sudah ditangani pihak Polres Ciamis. “Kepada warga yang merasa menjadi korban, silahkan melapor ke Mapolsek Sidamulih,” kata Iwan diujung telepon. (Ateng jaelani)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s