Hari: 21 April 2017

RUMAH PINTAR PEMILU PANGANDARAN

Posted on Updated on


Pangandaran Buser Trans.
Dalam rangka peresmian rumah pintar pemilu (Rpp) yang di lakukan oleh komisi pemilihan umum ( kpu) kabupaten pangandaran yang langsung di resmikan oleh Bupati pangandaran H,jeje wiradinata bertepatan di kantor kpu kabupaten pangandaran kamis lalu (20_04_2017) siang.
Dengan di resmikan rumah pinter pemilu( Rpp) tersebut di harapkan jadi bagian pendidikan politik serta untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dengan cerdas,dan lebih memahami tentang pemilu.
“,Kegiatan tersebut di hadiri oleh wakil Bupati pangandaran, H Adang Hadari, dan ketua kpu,provinsi jawa Barat, yayat,juga hadir anggota DPRD kabupaten ci amis, perwakilan partai politik di kabupaten pangandaran,dan juga perwakilan siswa dari SMA, juga SMK, di pangandaran,
Dalam rangka acara peresmian tersebut, Bupati pangandaran Jeje wiradinata menyampaikan sangat apresiasi dengan kehadiran,Rpp,namun masih banyak kekurangan ter,utama pasilitasnya,pasalnya masih panas Banget,perlu pasang AC, agar para pengunjung dan pengelola “,Rpp, lebih betah membahas berbagai hal penting mengenai pemilu kata jeje sa,at memeriksa keadaan, Rpp,
“,Lanjut jeje saya berpesan kepada KPU, lebih sering mengundang para pemilih pemilu karna kalau parpol cuman sibuk di internal, dan lebih kepangkaderan , maka kehadiran ,Rpp, ini akan sangat membantu generasi muda, terutama yang sudah memiliki hak memilih, untuk mengetahui lebih jelas mengenai pemilu jelas jeje.
“,Ketua kpu kabupaten pangandaran, wiyono budi santoso,dalam kesempatan acara tersebut mengatakan bahwa pangandaran, di nilai sebagai daerah yang tinggi partisipasinya, dalam pilkada, selama ini kpu kabupaten pangandaran, tida ada dana untuk sosialisasi dan edukasi terutama bagi pemilih pemula kecuali, dalam proses pilkada, maka dengan hadirnya program Rpp, kpu, pusat ini, tugas kami jadi lebih ringan, karena setiap sa,at masyarakat bisa tau tentang semua hal terkait pemilu kata wiyoyo.
“, Juga ketua kpu,jabar, Yayat Hidayat, mengatakan, meskipun kabupaten pangandaran masih baru terbentuk, namun angka partisipasi masyarakat dalam mengikuti pemilu sangat baik.
“,Lanjut Yayat Hidayat dari,  27, kabupaten, kota di jawa Barat, kabupaten pangandaran menepati urutan keu tiga dalam persentase angka, partisipasi masyarakat dalam pemilu ini, merupakan gagasan  ,Kpu “,pusat dengan tujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilihan dalam pemilu pungkasnya, ( ateng,z,  Yaya, S )

Iklan

BANGUNAN LIAR,DI ATAS,LAHAN,PT, OCBC, NISP, EKS,LAHAN,STARTRUST, DI BONGKAR HABIS

Posted on



Pangandaran Buser Trans.

Pembongkaran bangunan liar di atas lahan, pt,ocbc,nisp, eks,lahan startrast,di dusun karangsari, Desa pananjung kecamatan pangandaran,yang di lakukan oleh satuan satpol pp,kabupaten pangandaran,rabu lalu (19_04) siang.

Dengan kembalinya di lakukannya pembersihan terhadap sisa sisa bangunan liar yang sempat tertunda pada di lakukan pembongkaran waktu lalunya, yang tersendat akibat ada perlawanan dari pihak pemilik bangunan tersebut,pihak satpol,pp kembali melakukan pembongkaran,

Kasatpol,pp kabupaten pangandaran, irwansyah,,sewaktu di wawancarai oleh Buser Trans di lokasi pembongkaran mengatakan, Bahwa pelaksanaan penertiban terhadap bangunan liar di atas lahan Pt,OCBC,NISP,sebagai daerah pengembangan kawasan parawisata,saat ini kita melakukan pembongkaran bangunan yang ada di lokasi tersebut,dan kami melakukan pembokaran atas di perintah melakukan tugas kata irwansyah,

juga lanjut irwansyah,terus mengenai warga pemilik bangunan liar tersebut bagai mana nasibnya, setelah milik bangunannya di bongkar,mau pindah kemana kemananya,ituh terserah karena pihak kami cuman di tugaskan untuk melakukan pembersihan/ pembongkaran bangunan liar tersebut,pun mau di alokasikan atau di tempatkan ke mana ke mananya itu bukan wewenang pihak saya dan saya tidak punya kebijakan paparnya,

Bersamaan di tempat lain salah satu pemilik bangunan liar, Rian (32) dan iis,(50) warga dusun bojong jati Desa pananjung kecamatan pangandaran mengatakan kepada Buser Trans ,di lokasi pembongkaran, berlangsung bahwa dirinya tinggal di lahan OCBC,Nisp, sejak tahun 2006, bersama anak istri, dan dirinya mengaku tidak memiliki rumah sehingga tetep bertahan di lokasi dengan membangun tenda setelah bangunan rumahnya di bongkar oleh kesatuan satpol, pp,dalam menjalankan tugasnya yang di tugaskan untuk melaksanakan eksekusi kata rian,

“,juga di tempat terpisah iis, aisyah(50) warga dusun karangsari Rt, 03__Rw, 02, Desa pananjung kecamatan pangandaran, menambahkan sangat ke bingungan setelah rumah bangunannya di bongkar,pasalnya sudah tidak punya tempat tinggal lagi dan putus asa untuk berpikir harus kemana kami pindah,karena buat ngontrak buat sementarapun ga punya biaya buat ngontrak,sedangkan memikirkan makan buat sehari hari pun bingung, apa lagi kami biasanya suka kebagian jatah beras rasta,malah sekarang warga yang tinggal di lahan ini sudah tidak kebagian jatah rasta lagi entah kenapa ungkap iis,

“,Juga iis aisyah,lajutnya kami terpaksa sebelum di realisasi di tempatkan oleh pemerintah kami sekawan kawan setelah bangunannya di robohkan,tetap akan bertahan di sini akan berusaha bikin tenda untuk tempat tinggal sabil berharap ada kepedulian dari pemerintah daerah untuk mengalokasikan terserah dimana saja tempatnya,yang penting kami bisa tinggal,dan kami bukan minta tanah untuk di miliki namun sebatas butuh tempat tanah yang bisa di bangun untuk tempat tinggal sementara,dan kami pun siap biarpun bayar sewa atau bayar pajaknya,yang penting kami dan kawan kawan tidak kebingungan untuk tempat tinggal,karena sudah tidak berdaya lagi karena kami dan kawan kawan benar benar warga miskin tidak punya tempat tinggal,dan tolonglah kepada pemerintah kami semua mengharap kepeduliannya karena kami semua asli warga masyarakat kabupaten pangandaran imbuhnya,( Ateng jaelani)

Kades Linggar Membenarkan Pemanggilan Polda Terkait Dana Limbah 5,7 Miliar 

Posted on Updated on


Kab Bandung busetransonline

Kepala Desa Linggar Parjat Sudrajat Membenarkan bahwa ia di minta keterangan oleh polda jabar terkait kucuran dana limbah 5,7 Miliar, jumat,21/4.

Tidak hanya dirinya empat desa di rancaekek ikut dipanggil,jelasnya saat ditemui wartawan buser trans online dikantornya.

“Uang itu memang ada tapi sudah sampaikan ke departemen lingkungan hidup”jelas Parjat dengan bahasa ringan.

Di kabarkan uang 5.7 Miliardari pt kh tex untuk penanggulangan limbah.

Asep mambo dari LSM  GMB kurang percaya pernyataan kades Linggar” masa begitu saja uang 5,7 untuk LH untuk masyarakat mana.

Dana itu buat warga dalam penanggulangan limbah industri kh tex.

Kasihan warga sudah kena danpak sumbangan pun hilang pungkasnya nurdin/busetransonline