BANGUNAN LIAR,DI ATAS,LAHAN,PT, OCBC, NISP, EKS,LAHAN,STARTRUST, DI BONGKAR HABIS

Posted on


Pangandaran Buser Trans.

Pembongkaran bangunan liar di atas lahan, pt,ocbc,nisp, eks,lahan startrast,di dusun karangsari, Desa pananjung kecamatan pangandaran,yang di lakukan oleh satuan satpol pp,kabupaten pangandaran,rabu lalu (19_04) siang.

Dengan kembalinya di lakukannya pembersihan terhadap sisa sisa bangunan liar yang sempat tertunda pada di lakukan pembongkaran waktu lalunya, yang tersendat akibat ada perlawanan dari pihak pemilik bangunan tersebut,pihak satpol,pp kembali melakukan pembongkaran,

Kasatpol,pp kabupaten pangandaran, irwansyah,,sewaktu di wawancarai oleh Buser Trans di lokasi pembongkaran mengatakan, Bahwa pelaksanaan penertiban terhadap bangunan liar di atas lahan Pt,OCBC,NISP,sebagai daerah pengembangan kawasan parawisata,saat ini kita melakukan pembongkaran bangunan yang ada di lokasi tersebut,dan kami melakukan pembokaran atas di perintah melakukan tugas kata irwansyah,

juga lanjut irwansyah,terus mengenai warga pemilik bangunan liar tersebut bagai mana nasibnya, setelah milik bangunannya di bongkar,mau pindah kemana kemananya,ituh terserah karena pihak kami cuman di tugaskan untuk melakukan pembersihan/ pembongkaran bangunan liar tersebut,pun mau di alokasikan atau di tempatkan ke mana ke mananya itu bukan wewenang pihak saya dan saya tidak punya kebijakan paparnya,

Bersamaan di tempat lain salah satu pemilik bangunan liar, Rian (32) dan iis,(50) warga dusun bojong jati Desa pananjung kecamatan pangandaran mengatakan kepada Buser Trans ,di lokasi pembongkaran, berlangsung bahwa dirinya tinggal di lahan OCBC,Nisp, sejak tahun 2006, bersama anak istri, dan dirinya mengaku tidak memiliki rumah sehingga tetep bertahan di lokasi dengan membangun tenda setelah bangunan rumahnya di bongkar oleh kesatuan satpol, pp,dalam menjalankan tugasnya yang di tugaskan untuk melaksanakan eksekusi kata rian,

“,juga di tempat terpisah iis, aisyah(50) warga dusun karangsari Rt, 03__Rw, 02, Desa pananjung kecamatan pangandaran, menambahkan sangat ke bingungan setelah rumah bangunannya di bongkar,pasalnya sudah tidak punya tempat tinggal lagi dan putus asa untuk berpikir harus kemana kami pindah,karena buat ngontrak buat sementarapun ga punya biaya buat ngontrak,sedangkan memikirkan makan buat sehari hari pun bingung, apa lagi kami biasanya suka kebagian jatah beras rasta,malah sekarang warga yang tinggal di lahan ini sudah tidak kebagian jatah rasta lagi entah kenapa ungkap iis,

“,Juga iis aisyah,lajutnya kami terpaksa sebelum di realisasi di tempatkan oleh pemerintah kami sekawan kawan setelah bangunannya di robohkan,tetap akan bertahan di sini akan berusaha bikin tenda untuk tempat tinggal sabil berharap ada kepedulian dari pemerintah daerah untuk mengalokasikan terserah dimana saja tempatnya,yang penting kami bisa tinggal,dan kami bukan minta tanah untuk di miliki namun sebatas butuh tempat tanah yang bisa di bangun untuk tempat tinggal sementara,dan kami pun siap biarpun bayar sewa atau bayar pajaknya,yang penting kami dan kawan kawan tidak kebingungan untuk tempat tinggal,karena sudah tidak berdaya lagi karena kami dan kawan kawan benar benar warga miskin tidak punya tempat tinggal,dan tolonglah kepada pemerintah kami semua mengharap kepeduliannya karena kami semua asli warga masyarakat kabupaten pangandaran imbuhnya,( Ateng jaelani)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s