​BUPATI PANGANDARAN, JEJE WIRADINATA, MENYERAHKAN TUNJANGAN,INSENTIF KEPADA KEPALA DESA ,DAN PERANGKAT DESA ,RT, RW, LINMAS, KADER POSYANDU, SE KABUPATEN PANGANDARAN

Posted on


Pangandaran Buser Trans.
Pemerintah kabupaten pangandaran memberikan tunjangan penghasilan  bagi para kepala Desa dan para perangkat Desa,juga insentif kepada para RT, dan RW,juga linmas, juga kepada para kader posyandu sekabupaten pangandaran,salah satunya yang di serahkan di kecamatan cijulang selasa (13_06_2017) siang.
Di acara tersebut hadir Bupati pangandaran H:Jeje wiradinata, dan jajaran pemerintah kabupaten pangandaran ,juga ketua DPRD ,kabupaten pangandaran, IWAN M,Ridwan, beserta anggota,juga para muspika, para kepala Desa se kecamatan cijulang dan laninya.
,”Bupati pangandaran, Jeje Wiradinata dalam sambutannya di acara tersebut  menyampaikan,bahwa dalam melanjutkan cita cita menjadikan kabupaten hebat bisa terwujud, hari ini seolah olah pemerintah membagikan uang, dan seolah olah juga pemerintah kabupaten pangandaran banyak uangnya,
Lanjut Jeje wiradinata bahwa timbul jadi pertanyaan, uangnya dari mana ? dan untuk apa ? sebagai Bupati baru persoalannya, niat atau tidak niat, mau atau tidak mau, persoalannya bagaimana komitmen pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan satu cita cita bersama untuk mensejahtrakan masyarakat terutama serta komitmen ini pangandaran ini mau di bawa kemana,kata jeje.
Juga lanjut Jeje, Bupati dan wakil bupati selaku penanggung jawab pemerintah pangandaran, tidak semata mata semua rakyat memilih pemimpin kecuali satu ingin mendapat pengayoman dari pemimpin, tidak semata mata rakyat memberikan amanah, kecuali bagaimana pemimpin itu melaksanakan dengan baik, memimpin adat, karna harapan dan cita cita ke inginan masyarakat, maka kami yang pertama konsolidasi, untuk menyamakan Resefsi dengan seluruh aparat pemerintah jajaran pemkab pangandaran, dalam satu pandangan, yang sama, yang selanjutnya kami mengadakan kordinasi komunikasi dengan DPRD karena bagaimanapun harus ada kesepakatan ,dan kami rumuskan berbagai kebijakan kebijakan yang ada, dengan DPRD di buatlah pembangunan jangka panjang sampai tahun 2026, setiap tahun di rumuskan kebijakan, maka Visi Misi konsef, kebijakan makro janji bupati, di dalam kebijakan jangka menengah harus telah terwujud,
Juga Jeje lanjutnya,seluruh dunia memahami betul bahwa tidak semata mata kita memperjualkan bongkahan kabupaten pangandaran, ini dengan satu tujuan ingin pangandaran, lebih baik ingin kita mendapatkan, pasilitasi, dan kesejahtraan yang lebih baik, maka aparat pemerintah kabupaten pangandaran dengan DPRD, menyatukan pemahaman menjadi satu cara, pandangan menjadi satu sehingga lahirlah berbagai kebijakan yang tercantum di dalam rencana di dalam anggaran pendapatan belanja kabupaten pangandaran tahun ,2016/2017.dengan ini Jeje wiradinata menambahkan, terkait memberi tunjangan kepada para kepala Desa berikut perangkapnya dan kepada RT, RW, linmas, juga kepada kader posyandu,adalah merupakan pola kebijakan pemerintah, dalam pengembangan sumberdaya manusia yang bersipat umum,dan juga secara politik kita lakukan langkah antisipasi bahwa pemerintah Desa akan mengelola, ke uangan dengan jumlah yang sangat besar maka perlu pengelolaan, yang baik dan kinerja aparatur pemerintah yang profesional, maka tentu harus di barengi penghasilan yang memadai, agar memnimalisir penyalah gunaan ke uangan, maka tunjangan aparatur pemerintahan Desa, insentif,RT, RW, dan linmas,di antaranya, kepala Desa dari siltap / bulan sejumlah Rp,3000,000. Di tambah tunjangan Tahun, sejumlah Rp, 2000,000. Sedangkan sekdes siltap /bulan, Rp,2,100,000. di tambah tunjangan tahun, Rp,1,400,000, dan untuk prangkat Desa, siltap bulanan,Rp,1500,000, di tambah tunjangan tahun Rp,1000,000. dan insentif/tahun buat RW, jumlah Rp,1500,000, sedangkan buat, RT,sejumlah Rp,1200,000. dan linmas sejumlah,Rp, 750,000,dan buat kader posyandu sebesar,Rp,1200,000.
Dan tunjangan ini baru di berikan sekarang di bulan juni 2017 karena banyaknya pertimbangan karena pemda   perlu kehati hatian dengan pengeluaran anggaran agar tidak bertabrakan dengan peraturan dan perundang undangan yang berlaku,dan juga di berikan tepatnya di bulan suci Ramadhan antaralain supaya bisa di gunakan untuk mencukupi kebutuhan,dan bisa bermanpaat, untuk di gunakan dan bisa buat kebutuhan bekal Hari Raya Idul fitri, pada bahagia sama sama ,punngkasnya,( Ateng jaelani )

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s