​UNTUK MENGATASI MAHALNYA GAS ELPIJI, 3 Kg, KETUA HISWANA MIGAS, ,KAB,PANGANDARAN AGUS, KOSWARA, SE, HARUS SEGERA MEMILIKI ,SPBE,.

Posted on

Pangandaran Buser Trans.
Dengan adanya keterkaitan,di kabupaten pangandaran maraknya harga penjualan gas elpiji 3 kg sampai di atas Rp.20 ribu, sehingga membuat gerah masyarakat. Bahkan akhirnya membuat geram Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata hingga membuahkan pernyataan akan melakukan operasi pasar bila dua hari sebelum lebaran,  harga masih tetap di jual kepada konsumen diatas Rp. 20 ribu.Bupati pangandaran H,jeje wiradinata secara tegas akan di oper alih oleh pemkab pangandaran utuk memasok langsung kepada konsumen dengan harga di bawah Rp,20,000.

Namun hingga berita ini diturunkan minggu (_9/7), harga masih saja diatas Rp.20,000, seperti yang terjadi di beberapa desa diwilayah Kecamatan Langkaplancar harga mencapai hingga 25 ribu rupiah,juga di Desa parakan manggu kecamatan parigi, salahsatu warga yang sempat di kompirmasi,anisa (25) warga dusun dukuh dua Rt,03 Rw, 07 ,menerangkan bahwa kami beli dari agen,namun harga tetap belum ada penurunan,harga masih di kisaran Rp, 25,000.ungkap  anisa, juga di tempat lain, pak adeh warga dusun dukuh dua Rt,01 Rw, 08, juga mengatakan kepada Buser Trans kami beli dari pengepul di daerah pedesaan,yang suka masok ,juga seharga Rp,25,000,belum ada perubahan,bahwa kami selaku warga masyarakat pernah mendengar di berita melalui media bahwa Bupati pangandaran H,Jeje wiradinata, telah menegaskan kepada para pengusaha pangkalan ,agen penyalur Gas elpiji seberat 3 kg,harus menjual jangan sampai memberatkan masyarakat,yang seharusnya menjual ke konsumen minimal Rp,20,000 tegasnya.
Dalam menyikapi hal itu Perwakilan HISWANAMIGAS Wilayah Pangandaran Agus Koswara, SE menyatakan, fungsi kontrol ditingkat pengecer dan warung ada di pemerintah daerah, pihaknya hanya dapat mengontrol dan mengendalikan sampai ditingkat pangkalan, ungkap Agus,
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Agus menyarankan agar pemerintah daerah segera membangun SPBE, agar alur distribusi dan rantai ekonomi dapat terkendali dengan baik, imbuhnya. “Dengan dibangunya SPBE kata Agus diharapkan seluruh persoalan gas elpiji di Kabupaten Pangandaran dapat terkendali, hingga masyarakat lebih bisa menerima manfaat subsidi pemerintah, dan mengharap ada kesadaran para pengepul seharusnya mematuhi aturan main yang telah di tegaskan oleh pemerintah pemkab pangandaran,.jangan bandel,sehingga menjadi gerah warga masyarakat, pungkasnya, (ateng jaelani)
 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s