​KELUAGA BESAR PGRI  DAN KOPRASI KABUPATEN PANGANDARAN,  ADAKAN HALAL BIHALAL,

Posted on


Pangandaran Buser Trans,
“Dalam Rangka Halal Bihalal yang di selenggarakan oleh  keluarga Besar PGRI dan Koprasi, kabupaten  pangandaran di Gedung sekretariat PGRI babakan pangandaran Rabu ( 19_juli_2017)siang.
“Di acara tersebut di hadiri Bupati pangandaran H,jeje wiradinata, juga hadir kepala dinas pendidikan Disdikpora kabupaten pangandaran ,Drs,H,Surman,mpd, juga hadir, kepala Dinas PKPBD, Drs, H, Nana, Ruhena,mm,  TNI, polri, tokoh agama,ketua PGRI cabang dari setiap kecamatan yang ada di kabupaten pangandaran dan para k3s juga para kepala sekolah dan semua warga pendidikan di lingkup kabupaten pangandaran,dan lainya,
“Drs,H,Surman,m,pd,selaku kadisdikpora kabupaten pangandaran dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang hadir,di acara tersebut baik secara kedinasan maupun dari ke pribadian bila selama menjalankan tugas tekah banyak kekurangan pun kesalahan,saya minta maaf yang sebesar besarnya atas kesalahan yang mungkin saya perbuat di waktu lalu semoga hadirin bisa memaafkannya,
“Lanjut Drs,H,surman ,yang harus mutlak di miliki semua, kepada sekolah supaya bisa tercipta peningkatan kualitas pendidikan di pangandaran  yaitu ada tiga kriteria, 

1,Jujur,

2,Di siplin.

3, Kreatif.

Saya berharap seluruh kepala sekolah, bisa mempunyai tiga kriteria yang di tanamkan dalam jiwa kepemimpinannya untuk meningkatkan kualitas pendidikan juga di tahun ini  membutuhkan kepala sekolah ,SD, yang jumlahnya 31, dan tidak pake biaya yaitu gratis, dan bilamana masih ada kepala sekolah potong memotong kepada gajih cepat bilang ke saya, berarti menjalanjan tugasnya tidak amanah,tegasnya,
Drs,H,Surman menambahkan Bahwa ini semua semoga menjadi himbauan intruksi terutama kepada anak anak yang mau masuk sekolah dar SD, dan SMP, harus bersih, 100,% lebih,pasalnya ada dari luar seperti di langkap lancar karna wilayah berbatasan dengan kabupaten tasikmalaya, jadi ada yang dari Tasik, pun juga di pada herang ada dari jawa tengah, dan bila ada anak anak yang masuk dari luar warga pangandaran silahkan di pinta, SPP,nya dan DSP, bisa buat celengan di sekolah,karena itu di legalkan oleh negara,tandasnya. 
“Bupati pangandaran H,jeje wiradinata dalam sambutannya di acara tersebut,menyampaikan agar semua sekolah tidak melakukan pungutan apapun lagi kepada murid dan orang tua wali murid,karena jika memang ada kekurangan dalam biaya pendidikan lebih baik bicara langsung ke dinas, pasalnya pemkab pangandaran sudah menyediakan anggaran pada beberapa program yang berkaitan dengan dunia pendidikan,seperti pangandaran Hebat, pendidikan berkarakter, dan lainnya, sehingga sudah tidak ada lagi alasan bila sekolah masih tetap melakukan pungutan kata jeje.
“Juga, H,jeje menegaskan bahwa sekarang sudah tidak ada lagi pungutan kecuali untuk pakaian seragam siswa batik dan pakaian olah raga,supaya meringankan beban masyarakat sebagai orang tua siswa, dan pemkab pangandaran sudah menggelontorkan anggaran untuk pendidikan gratis ini sebesar Rp,30,m,
“Bupati Jeje menambahkan bahwa pemkab pangandaran sekarang ini sedang fokus yaitu kepada empat program yaitu,

1:pendidikan,

2:kesehatan,

3:perbaikan infrastruktur.

4,penataan kawasan wisata.

Dan ini adalah salah satu program visi, misi, yang harus terealisasi, dan harus membuktikan pangandaran menjadi wisata mendunia pungkasnya,( Ateng jaelani )

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s