Rombongan Persiapan Penyambutan RI 1

Gambar Posted on Updated on


Bandung Buser trans online Presiden republik indonesia ir joko widodo akan mengunjungi kabupaten garut, selasa,17/10. Rombongan Persiapan Penyambutan RI sudah memasuki kabupaten garut, dari mulai kapolda jawa barat hinggga pejabat lainnya. Presiden ke garut akan pembukaan muhtar muhammadiyah se-indonesia rencana Kunjungan Kerja Bapak Presiden RI dan Rombongan pada hari Selasa 17 Oktober 2017 ke Wilayah Bandung dan Garut, sebagai berikut : 1. Pukul 13.25 WIB Rombongan RI 1 Take Off dari Semarang menuju Lanud Husein Sastranegara Bandung. 2. Pukul 14.16 WIB Rombongan RI 1 tiba di Lanud Husein Sastranegara Bandung. 3. Pukul 14.25 WIB Rombongan RI 1 menuju Garut Via Helly. 4. Pukul 14.51WIB Rombongan RI 1 tiba Lapangan Korem 062 Garut. 5. Pukul 15.00 WIB Rombongan RI1 Menuju Pesantren Darul Arkham Muhammadiyah Garut. 6. Pukul 15.15 WIB Rombongan RI 1 tiba di halaman Aula Pesantren Darul Arkham Muhammadiyah Garut. 7. Pukul 15.30 WIB Rombongan RI 1 melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional ke II Pesantren Muhammadiyah se Indonesia. 8. Pukul 16.50 WIB Rombongan R1 menuju Lapangan Olahraga Kerkoff Garut. 9. Pukul 17.00 WIB Rombongan RI tiba di Lapangan acara penyerahan KIP dan PKH (Program Keluarga Harapan). 10. Pukul 17.45 WIB Rombongan RI 1 Menuju Hellypad Lapangan Korem 062 Garut 11. Pukul 17.55 WIB Rombongan tiba di Helypad Lapangan Korem 062 Garut. 12. Pukul 18.00 WIB Rombongan RI 1 Take Off menuju Lanud Husein Sastranegara Bandung. 13. Pukul 18.26 WIB Rombongan RI tiba di Lanud Husein Sastranegara Bandung. 14. Pukul 19.00 WIB Rombongan RI menuju salah satu Rumah Makan di Bandung. 15. Pukul 19.20 WIB Rombongan RI tiba salah satu Rumah Makan di Bandung. 16. Pukul 20.05 WIB Rombongan RI menuju Kantor Persis Jl. Perintis Kemerdekaan No.2 Kota Bandung. 17. Pukul 20.30 WIB Rombongan RI tiba di kantor pusat Persis (Persatuan Islam) dilanjutkan Silaturahmi. 18. Pukul 21.30 WIB Rombongan RI menuju Lanud Husein Sastranegara Bandung. 19. Pukul 22.00 WIB Rombongan RI tiba di Lanud Husein Sastranegara Bandung. 20. Pukul 22.10 WIB Rombongan RI 1 Take Off dari Lanud Husein Sastranegara Bandung menuju Lanud Halim Perdana Kusuma. 21. Pukul 22.45 WIB Rombongan RI 1 tiba di Lanud Halim Perdana Kusuma iwan taruna / buser trans

Iklan

Masyarakat Berharap Pemerintah segera tangani longsor sodonghilir

Gambar Posted on Updated on


Kab. Tasikmalaya busertrans online.

Benca alam yang terjadi pada musim hujan tahub 2016 yang lalu membuat beberapa tebing longsor, sampai kini belum di perbaiki.

Seperti longsor di sebrang mesjid AL HIDAYAH kampung muara desa cikalong kec. Sodonghilr kab. Tasikmalaya sepanjang 20m dengan ketingian 4meter.

Tokoh masyarakat setempat Ohid mengatakan bahwa bencana ini sudah berapa kali menimpa setiap tahunnya, namun sampai kini belum ada penanganan serius dari pemerintah.

“Kolam ikan penduduk tertimbun longsoran, selain itu tiang listrik juga ikut roboh terkena longsoran” ungkapnya. Aan suganda/buser trans online

RUAT JAGAT SILA SAAMPARAN DI GELAR DI PANGANDARAN

Gambar Posted on Updated on


Pangandaran Buser Trans.

Ribuan Warga masyarakat pangandaran tumpah ruah menyaksikan puncak ruat jagat sila sa,amparan yang di d oleh kompepar objek wisata pantai Batu hiu,jajat sudrajat, dan para jajarannya, acara tersebut di buka langsung oleh wakil Bupati pangandaran ,H,Adang Hadari,yang bertempat di pusatkan di pantai Barat Batu Hiu,sabtu(14_10_2017)siang Di acara puncak ruat jagat sila sa,amparan hadir kepala Dinas disdikpora kabupaten pangzndaran,H,Surman spd mpd,mm, beserta jajarannya juga hadir anggota DPRD,pangandaran dari partai golkar H,ruminah,hadir ketua DPRD ciamis,Nanang permana SA, juga dari para budayawan kabupaten pangandaran,juga organisasi Gempar ketua dan para anggotanya, hadir,pupuhu kompepar kabupaten pangandaran, pangauban jaga dulur, juga para tokoh masyarakat,dan tamu undangan lainya. Acara ruat jagat sila sa,amparan yang di isi berbagai kegiatan adat budaya sunda,acara ritual melakukan tahlil berdo,a bersama untuk mendo,akan para arwah arwah leluhur di tatar sunda yang begitu banyak jasanya,juga di isi berbagai penampilan seni tradisi budaya sunda, Yang di siapkan oleh kompepar objek wisata patai batu Hiu,seni, wayang golek dan seni badud,seni tari ronggeng Amen dan penampilan lainnya sehingha berjalan dengan meriah, Wakil Bupati pangandaran H,Adang Hadari di acara tersebut dalam sambutannya menyampaikan,mudah mudahan dalam rangka acara jni kita semua berkumpul menjadikan, sebagian lebih mendekatkan tali silaturahmi antara pemimpin dengan rakyatnya menjadi mengundang rohmat dan pengampunan dari Tuhan yang maha Esa.dan menjadikan membangun terwujudnya ini daerah ,Hana nguni Hana Mangke, Tannana nguni Tannana mangke, dalam arti Tidak ada sekarang kalau tidak ada dahulu, tida K ada kita kalo tidak ada para leluhur, maka mari kita semua mendo,akan semoga para arwah arwah leluhur kita di tatar sunda di terima iman islamnya, dan di ma,apkan segala dosanya sehingga menjadi ahli surga ujar Adang, Lanjut H,Adang hadari bahwa budaya tidak lepas dari sindir siloka ,dan sasmita, sebagaimana yang kita saksikan tadi ritual budaya yang betul betul besar hikmahnya sepertihalnya air dari tujuh muara di masukan ke dalam kendi dan di satukannya bunga tujuh rupa ini merupakan siloka, bahkan manusia harus bisa menyatukan rasa, jangan bercerai berai, supaya wangi nyambuang nyapakarangan manunggal gotong royong sa,uyunan jelasnya. Adang menambahkan bahwa dirinya ngawilujengken semoga acara ruat jagat sila sa,amparan berjalan mulus rahayu berkah selamat sapaneja tinekenan,mari kita bersama sama membangun pangandaran rempug jukung sauyunan, sarendek sa,igel sa bobot sa,pihanean, sabata saharimbangan seiring sejalan, seiya sekata dalam membangun pangandaran, mari bersama sama warga masyarakat dengan sayah selaku pemimpin di pangandaran untuk terus semangat Gebyarkan melalui kegiatan kegiatan, pungkasnya, (Ateng jaelani)

PANGANDARAN TERUS BERBENAH UNTUK MENUJU KABUPATEN PARAWISATA BERKELAS DUNIA.

Gambar Posted on Updated on


Pangandaran Buser Trans. Objek wisata pantai pangandaran salah satu objek wisata yang ada di wilayah provinsi jawa Barat, kini terus sedang berbenah dalam penata,an dan pengembangan objek wisata pantai pangandaran,untuk menuju wisata kelas dunia Sebagai mana yang di sampaikan oleh wakil Bupati pangandaran, H,Adang Hadari sewaktu dalam rangka acara membuka kegiatan stokeholder meeting sinergitas dalam rangka penataan pengembangan objek wisata pantai pangandaran,yang bertempat di Hotel The Arnawa pantai barat pangandaran jum,at _(13_10_2017) siang. H,Adang Hadari,wakil Bupati pangandaran dalam sambutannya di acara tersebut menyampaikan, pemerintah kabupaten pangandaran telah bertekad untuk menjadikan pangandaran sebagai kabupaten parawisata berkelas Dunia. Untuk itu kita sedang melakukan beberapa langkah untuk mewujudkannya,di antaranya dengan perluasan dan penataan kawasan ujarnya. Juga H,Adang Hadari menjelaskan,pemerintah sedang membangun ruang terbuka hijau di muka pangandaran, mulai dari bundaran pangandaran sebelum pintu masuk, termasuk beberapa kantor kita bongkar termasuk puskesmas pangandaran yang di pindahkan ke Desa babakan,juga di sebrang pasar pangandaran hingga lapang merdeka di tata menjadi ruang terbuka hijau, juga di dalam kawasan wisata pantai pangandaran juga kita benahi, dengan merelokasikan ribuan kios pedagang agar tidak kumuh lagi,selain itu pemkab juga sedang memindahkan 12 resto besar ke satu kawasan yang di namakan kampung turis, resro di pamugaran agar ada perluasan keramaian wisatawan dan mengurangi ke macetan saat kunjungan wisatawan membludak Adang lanjutnya, sesuai kesepakatan bersama,relokasi ini akan di mulai tanggal, 10 januari 2018, dan tegas Adang Agar relokasi berjalan dengan lancar pemkab,berusaha merangkul seluruh stakeholder parawisata,semua yang kita lakukan merupakan tekad pemerintah untuk mewujudkan pangandaran sebagai kabupaten parawisata berkelas Dunia, maka kita harapkan dukungan dari semua pihak untuk mewujudkannya dan semoga apa yang di harapkan warga masyarakat pangandaran kesejahtrannya lebih meningkat, pungkasnya,( Ateng jaelani)

BATUHIU GELAR BUDAYA ADAT SUNDA

Gambar Posted on


Pangandaran Buser Trans.

Kompepar DTW, Batu Hiu Gelar budaya adat sunda,dalam rangka acara ruat jagat sila sa,amparan,yang di laksanakan kamis (12_10_sampai 14_10_2017) siang. Acara tersebut hadir dari Dinas Disdikpora kabupaten pangandaran,dan dari Dinas parawisata ,juga para budayawan,tokoh masyarakat,dan ketua kompepar jajat,sudrajat spi,dan hadir ribuan warga masyarakat,juga tamu lainya. Acara tersebut di gelar seni ibing ronggeng Amen di sambut antusias semua pihak termasuk intansi terkait dalam menyambut dan memeriahkan minangkala ke 5 kabupaten pangandaran. Anton alias kisantang selaku tokoh budayawan sunda mengevaluasi dan berterimakasih kepada panitia yang bersusah payah menyelenggarakan kegiatan gelar budaya ruat jagat Batu Hiu,mudah mudahan ini menjadi pembuka hidupnya kembali pergerakan budaya di selatan dalam kolidor S,tetika dan etika adat, adat,kemeriahan ini terlihat dari peserta ibing ronggeng, yang di dominasi para pelajar SLTP,sebagai generasi bangsa yang di kenalkan dengan nilai nilai tradisi, sebagai bentuk penyeimbangan terhadap era,globalisasi ujarnya, Juga Anton Lanjutnya, bawa dengan di selenggarakan acara tradisi ini untuk lebih meningkatkan salah satu kualitas sumberdaya manusia, dan ada sedikit yang harus di perbaiki,di antaranya para peserta yang ikut perlombaan seharusnya menggunakan celana pangsi berwarna hitam untuk peserta laki laki,karna pakean adat sipatnya baku dan resmi sebagai bukti kita melestarikan salah satu warisan para leluhur,jadi ada pakean adat sunda harus menjadi ke mupakatan tida berubah warna karna jadi ciri budaya ungkap Anton. Juga Anton menambahkan,,ini menjadi PR, bagi penyelenggara pendidikan sebagai lembaga yang bertugas, membangun karakter bangsa,dalam mewariskan budi pekerti dan prilaku kepada generasi penerus karna budaya adalah akarnya dari sebuah prosesi kehidupan, pungkasnya,(Ateng jaelani)

BATUHIU GELAR BUDAYA ADAT SUNDA

Gambar Posted on


Pangandaran Buser Trans. Kompepar DTW, Batu Hiu Gelar budaya adat sunda,dalam rangka acara ruat jagat sila sa,amparan,yang di laksanakan kamis (12_10_sampai 14_10_2017) siang. Acara tersebut hadir dari Dinas Disdikpora kabupaten pangandaran,dan dari Dinas parawisata ,juga para budayawan,tokoh masyarakat,dan ketua kompepar jajat,sudrajat spi,dan hadir ribuan warga masyarakat,juga tamu lainya. Acara tersebut di gelar seni ibing ronggeng Amen di sambut antusias semua pihak termasuk intansi terkait dalam menyambut dan memeriahkan minangkala ke 5 kabupaten pangandaran. Anton alias kisantang selaku tokoh budayawan sunda mengevaluasi dan berterimakasih kepada panitia yang bersusah payah menyelenggarakan kegiatan gelar budaya ruat jagat Batu Hiu,mudah mudahan ini menjadi pembuka hidupnya kembali pergerakan budaya di selatan dalam kolidor S,tetika dan etika adat, adat,kemeriahan ini terlihat dari peserta ibing ronggeng, yang di dominasi para pelajar SLTP,sebagai generasi bangsa yang di kenalkan dengan nilai nilai tradisi, sebagai bentuk penyeimbangan terhadap era,globalisasi ujarnya, Juga Anton Lanjutnya, bawa dengan di selenggarakan acara tradisi ini untuk lebih meningkatkan salah satu kualitas sumberdaya manusia, dan ada sedikit yang harus di perbaiki,di antaranya para peserta yang ikut perlombaan seharusnya menggunakan celana pangsi berwarna hitam untuk peserta laki laki,karna pakean adat sipatnya baku dan resmi sebagai bukti kita melestarikan salah satu warisan para leluhur,jadi ada pakean adat sunda harus menjadi ke mupakatan tida berubah warna karna jadi ciri budaya ungkap Anton. Juga Anton menambahkan,,ini menjadi PR, bagi penyelenggara pendidikan sebagai lembaga yang bertugas, membangun karakter bangsa,dalam mewariskan budi pekerti dan prilaku kepada generasi penerus karna budaya adalah akarnya dari sebuah prosesi kehidupan, pungkasnya,(Ateng jaelani)

RUAT JAGAT SILA SA_AMPARAN

Video Posted on


Pangandaran buser trans online Dalam rangka menyambut minangkala ke 5 kabupaten pangandaran ,kompepar DTW batu hiu menggelar acara Ruat jagat sila sa,amparan yang di laksanakan mulai tanggal 12 sampe 14 oktober yang di selenggarakan oleh kompepar objek wisata pantai batu Hiu yang di isi acara tersebut dengan perlombaan penampilan pasanggiri seni ronggeng Amen yang di ikuti para peserta seniman rongeng amen dari tingkat, SLTP se kabupaten pangandaran yang bertempat di pusatkan di objek wisata pantai batu hiu kamis( 12_10_2017)siang. Acara tersebut di hadiri, Dinas Disdikpora kabupaten pangandaran hadir bagian kabid tenaga pendidikan H,Usep ependi spd,mpd,dan para pengawas tingkat SLTP se kabupaten pangandaran dan hadir para budayawan juga para kesepuhan dan oleh ribuan warga masyarakat kabupaten pangandaran. Ranga selaku penyelengara dan sekaligus tokoh budayawan kabupaten pangandaran yang dirinya seorang dalang wayanggolek ,menyampaikan bahwa kegiatan ini terselenggara atas kerja sama semua pihak dengan tujuan menjalin tali silaturahmi, melestarikan seni tradisi yang paling penting adalah ikut serta mempormosikan objek wisata dari segi budaya,dengan harapan semoga acara ini menjadi agenda rutin tahunan ungkapnya.. Lanjut Rangga,bahwa dengan di adakannya acara pasanggiri seni ronggeng amen yang di selengarakan oleh kompepar salah satu bentuk untuk memperkenalkan seni tradisi daerah yaitu ronggeng amen kepada para mahasiswa juga, siswi di usia dini ,supaya kedepannya mampu menjaga dan melestarikan seni budaya tersebut,tegasnya. Sementara dari hasil pantauan Buser Trans acara tersebut di sambut antusias warga masyarakat bisa di lihat ribuan warga masyarakat sekitar rumpah ruah untuk ikut menyaksikan acara yang di gelar di acara tersebut, Selanjutnya terkait di selenggarakan acara tersebut seperti halnya di gelar perlombaan layang layang tradisional yang di ikuti ribuan peserta,dari berbagai peloksok di kabupaten pangandaran yang di pusatkan di objek wisata pantai timur batu hiu,Anas( 50) selaku peserta lomba layang layang, warga dusun cibenda mengatakan menurutnya animo masyarakat yang sebesar ini seharusnya melibatkan intansi pemerintah yang sebesar besarnya,sebab ini adalah salah satu ajang promosi wisata menuju parawisata kabupaten pangandaran yang mendunia,ujarnya Rangga dan para panitia lainya mengucapkan terimakasih atas berjalannya penyelenggaraan ini karena acara ini tidak terlepas dari dukungan juga dorongan dari semua pihak yang ikut partisipasi kepada berjalannya acara Ruat jagat sila sa,amparan yang di pusatkan bertempat di objek wisata pantai Batu Hiu, imbuhnya,. ,(Ateng jaelani)