Pangandaran Sedang Menangis

Posted on


Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Ciamis, Buser Trans

Obyek parawisata kebanggaan Kabupaten Ciamis khususnya, juga kebanggaan masyarakat semua, selain itu, banyak yang mengatakan kantungnya PAD (Pendapatan Asli Daerah) Pemda Ciamis yang menjajikan, entah mengapa pada saat Buser Trans Online datang kesana ada yang lain, terlihat dalam gambar, sejumlah pohon pisang, pohon beringin serta pos roda harusnya menghiasi pinggiran jalan pantai timur Pangandaran, kini berubah justru menghalangi jalan.

selidik demi selidik, hala ini dilakukan oleh masyarakat yang peduli wisata, menurutnya, karena kurang perhatian pemda setempat dalam hal jalan yang belubang prasarana yang tidak baik, itu yang memicu para wisatawan lokal dan mancanegara enggan berkunjung.

Team Buser Trans Online melintasi jalan menuju pantai timur Pangandaran hanya untuk makan di Pasar ikan, kesulitan untuk masuk, karena pohon yang ditanam di jalan cukup rapat, apalagi kalau malam hari, pohon pisang bisa lepas dari pandangan yang akhirnya, kendaraan kita menabraknya, disarankan pengunjung agar berhati hati. Aceng Yamisa, Ateng Jaelani, Buser Trans Online

Dampak Kebocoran Pipa Pertamina Masih Dirasakan Warga

Posted on Updated on


Lokasi pembobolan pipa milik Pertamina jalu Cilacap-Bandung di kp. Andir Rt 03 Rw 01 ds. Ciaro kec. Nagrek kab. Bandung

Kab. Bandung, Buser Trans,.

Warga Kp. Andir RT03/01Desa Ciaro Kec. Nagreg masih menunggu kejelasan pihak Pertamina terkait bocornya pipa saluran BBM jenis premium jalur Cilacap- Bandung akibat disabotase(5/5), radius 2 KM dari titik kebocoran dari 4 kepala keluarga 12 jiwa ini masih menunggu konpensasi penggantian uang akibat tercemari premium.

Hasil pendataan pihak desa seluas 5 hektare lahan pesawahan termasuk kolam ikan ikut tercemari sedangkan padi terancam gagal panen selain itu warga juga melaporkan 4 bebek peliharaanya mati, air bersih yang biasa dipakai warga kini tidak lagi sebab sudah bercampur premium.

Menurut Kepala Desa Ciaro Wawan Hermawan saat dikonfirmasi (11/5) mengatakan meskipun kebocoran pipa premium milik pertamina sudah bisa dihentikan, tetapi dampakya hingga saat ini masih dirasakan warga. Untuk penggatian terhadap kerugian yang diderita warga sekitar pihak pertamina dan warga akan bertemu dan musyawarah pada hari kamis (13/5).(Kos/Buser Trans)

Panwas Cikancung Tanggapi Laporan

Posted on Updated on


Ketua Panwas Kec. Cikancung Endan Ramdan

Kab.Bandung, Buser Trans,.

Warga Desa Cihanyir dan Cikancung melaporkan temuan pelanggaran ke Panwas Kecamatan Cikancung terkait KTP dukungan Pilbup Kabupaten Bandung, dari 5 warga dua desa yang melaporkan temuan diantaranya Ceceng S, Dede R, Tini S, Iyep H, Ani R serta Amir.

Terkait pemberitaan di salah satu media harian (10/5) mereka melaporkan pencurian data KTP serta pemalsuan tandatangan warga oleh oknum tertentu untuk memberikan dukungan terhadap Ir. Tatang nama balon yang diverifikasi calon independent Bupati dan Wakil Bupati Kab. Bandung ironisnya KTP orang yang sudah meninggalpun masih ada poto copy KTP, pihaknya menginginkan oknum warga tersebut agar diproses secara hukum oleh pihak kepolisian.

Ketua Panwas Kecamatan Cikancung Endan Ramdan saat dikonformasi (11/5) menjelaskan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan dari lapangan meskipun secara aturan laporan yang disampaikan harus secara tertulis waktu, bukti dan saksi tetapi pihaknya mempunyai rasa tanggung jawab terhadap informasi yang beredar dilapangan, berbeda dengan temuan langsung dilapangan akan segera menindaklanjuti jika memang bukan kapasitas panwas untuk menindaklanjuti maka temuan tersebut diarakan PPK maupun PPS.

“Apapun bentuk laporan panwas dengan sigap menindaklanjuti meskipun tidak secara tertulis tetapi menurut ketentuan laporan temuan harus secara tertulis”jelas Endan.(Kos/Buser Trans)

Situ Sipatahunan Tetap Milik Pemda

Posted on Updated on


Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Soreang, Buser Trans

Kisruh kepemilikan tanah diblok Situ Sipatahun yang di klim milik Yayasan Bale Bandung pupus sudah, karena surat pelepasan Tanah yang di miliki Yayasan Bale Bandung, tidak syah, hal ini diungkapkan Kabag. Aset Pemda. Marlan Sip.M.Si, senin (10/5), kepada Buser Trans Online.

Tanah Pemda yang di akui milik Yayasan Bale Bandung yang beralamat kelurahan. Baleendah. Kecamatan. Baleendah. Kabupaten Bandung, Jawa-Barat. Berawal dari surat pelepasan hak dari Pemda kabupaten Bandung No. 557/Pm.012.2/KB/80 persil Blok Sipatahunan dengan luas 30.000 M2, diberiakan secara cuma cuma. Pada tahun 1980 ditanda tangani R.H. Lili Sumantri waktu itu sebagai Bupati Kabupaten Bandung. Untuk kepentingan Yayasan Pendidikan Bale Bandung (YPBB).

Kemudian tanggal 26 Agustus 1980, dengan No. Surat. 670/Pm.014.2/K.80, Drs Rapidi pekerjaan Ka. Bid, Akademik YPBB, menerima pelepasan Hak dari pemda seluas, 4000 M2, yang di tanda tangani R.H. Lili Sumantri.

Ada permainan apa, sehingga kesemuanya surat diatas, diperkuat oleh Perusahaan Daerah Tanah dan Bangunan, Kabupaten Bandung di tanda tangani Atang Rusmana sebagai Direktur-nya, pada tanggal 17 juli 1982.

Pada tahun 1995 R.H Lili Sumantri menjabat sebagai ketua umum Yayasan Bale Bandung, dengan surat keputusannya No. 0155/A-03/YPBB/10/1995 tentang pemanfaatan dana dan hasil asset YPbb untuk pembangunan sarana & prasarana PTS-YPBB, poin tiga memerintahkan penjualan aset, yang bunyinya menjual/belikan asset untuk pendanaan dalam penyelesaian pembangunan kampus dan lainya, hingga surat tersebut  direspon ketua harian Yayasan Pendidikan Bale Bandung, Drs. H. Muh. I. Rafidi Sumarkadireja. SH, Atang Rusmana dan O. Tabri Somantri membuat surat kuasa penjualan kepada Dayat Hidayat untuk menjual tanah di Blok Sipatahunan selias 10000 M2 atasnama YPBB.

Maka mulailah, sebidang demi sebidang tanah milik pemda diblok Situ Sipatahunan lepas dibeli oleh masyarakat, ketika masyarakat akan membuat surat resmi, akhirnya mentok di pertanahan karena BPN tidak bisa merealisasikan sebab induknya tanah itu, masih ada di asset Pemda.

Upaya dari Yayasan Bale Bandung untuk memohon induk tanah dari pemda putus di tengah jalan, bahkan  kasus ini pernah di Polisikan,namun, sampai saat ini penyelesainya tidak jelas.

Kabag. Aset Pemda. Marlan Sip.M.Si, mengatakan pelepasan hak tersebut dianggapnya fiktip dengan dasar bahwa Bupati R.H. Lily Sumantri membuat pelepasan hak tanah sampai No. Surat 200. sedangkan yang dimiliki YBB atau YPBB bernomor 500 keatas itu darimana jelasnya.

Dalaman waktu dekat dirinya bersama team akan segera melakukan penertiban asset pemda terutama di daerah persil Situ Sipatahunan, karena ini milik Negara, Ia juga berang terhadap oknum yang selalu menghilangkan papan pengumuman milik pemda.

Begitu dapat informasi berita dari Buser Trans Online, tentang rencana pencabutan papan pengumuman pamda yang akan diganti papan pengumuman milik YPBB. Ia siap menghadapinya. “silahkan kalau berani”.tangtangnya.

Kepala Kelurahan Bale Endah Heru Kiatno S.Pd.M.Si diruang kerjanya kepada Buser Trans Online. Mengatakan sejauh ini dirunya belum mengetahui tentang Situ Sipatahunan dan kami masih mempelajari jelasnya.

Menyinggung mengenai surat dari Lembaga Suadaya Masyarakat Baleendah akan direspon secara baik,”dalam waktu dekat akan kami bicarakan dengan Pemda”.lanjut Heru.

Sampai berita ini diturunkan pihak Yayasan Bale Bandung, belum bisa dimintai keterangannya, ketika wartawan kekantornya Senin (10/5), Rudi pengurus YPBB,  melalui telepon seluler mengatakan ada diluar kota, namun 15 menit kemudian keluar dari Setda Kabupaten Bandung, saat dikejar wartawan dengan kecepatan tinggi berlalu menggunakan mobil kijar biru. (Nurdin Senjaya/Buser trans)

Indra Diduga Meninggal Akibat Keracunan Miras

Posted on


Kab. Bandung, Buser Trans,.

Seorang laki-laki warga Kp. Kaca-kaca RT 02/14 Desa Cicalengka Wetan Kec. Cicalengka Kab. Bandung bernama Indra (23) diduga menjadi korban meninggal akibat keracunan minuman keras (miras).

Menurut informasi yg dihimpun Buser Trans korban masuk rumah sakit AMC Cileunyi pada hari minggu (9/5) jam 03 pagi dengan keluhan sakit perut serta muntah-muntah (dehidrasi/kekurangan cairan) setelah mendapatkan perawatan akhirnya pasien pada hari itu juga sekitar pukul 14 siang jiwanya tidak terselamatkan lagi.

Kapolres Bandung AKBP Imran Yunus melalui kapolsek Cicalengka AKP Somatri B Ori, SH didampingi Kanit Reskrim AIPTU Iwan Kusmawan mengatakan pihaknya belum bisa memastikan terkait meninggalnya Indra yang diduga menenggak miras oplosan yang berakibat kematian, sejauh ini pihak polsek masih meminta keterangan dari pihak rumah sakit yang merawat korban sebelumnya, namun keterangan yang didapat korban minggal karena kekurangan cairan akibat muntah-muntah.(Kos/Buser Trans)

IPDN Bantah Praja Meninggal Akibat Miras

Posted on


Rektor IPDN I. Nyoman Sumaryadi;
. “Dia adalah mantan praja yang masuk tahun 2003-2004 karena desersi telah dipecat dan diberhentikan dari praja pada tahun 2007”

Kab. Sumedang Buser Trans,.

Kembali Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) diterpa isyu meninggalnya sorang Praja asal Papua akibat keracunan minuman keras oplosan (miras) yang meninggal di RS Al- Islam Bandung sabtu (8/5). Pihak IPDN sendiri melalui Rektornya I. Nyoman Sumaryadi saat dikonfirmasi beberapa wartawan (10/5) di ruang kerjanya mengatakan orang yang meninggal akibat miras oplosan memang benar adalah praja yang sudah tidak aktif lagi dan dipecat pada tahun 2007 akibat tidak disiplin.

Merespon dari pemberitaan dari berbagai media bahwa praja IPDN ada yang meninggal pihaknya membantah keras rektor sendiri langsung datang ke rumah sakit bersangkutan dan diperoleh keterangan bahwa yang meninggal bernama Nikson P. “Dia adalah mantan praja yang masuk tahun 2003-2004 karena desersi telah dipecat dan diberhentikan dari praja pada tahun 2007”tegas Rektor

Rektor mengatakan saat apel pagi pihaknya mengecek keberadaan seluruh jumlah praja yang ada di kampus IPDN Jatinangor Sumedang dari hasil pengecekan secara keseluruhan praja yang ada di kampusnya dari 18 kepala satuan melaporkan baik dilapangan maupun di cek secara tertulis jumlah praja termasuk tingkat kehadiran praja, tidak satupun prajanya yang hilang termasuk praja asal Papua yang dikabarkan meninggal karena miras.(Kos/Buser Trans)

Komentar anda

Posted on


kalo masalah pertanahan memang p.rudi ini jagonya… sewaktu beliau dinas d cicalengka dulu kala… berapa puluh Ha tanah carik beberapa desa…yg berpindah tangan…ke pihak perorangan..betul ada tukar guling..”???”… tp yg jelas aset desa2 g bisa dinikmati masyarakatnya… masa carik desa cicalengka wetan adanya di tengah hutan di desa mandalawangi kec.nagreg,itu cntoh salahsatu, apa hrs begitu cara tukar guling tanah yang baik dan benar… aneh…aneh…

anak cclengka
zulk_hud@ymail.com
125.163.30.186
2010/05/08 at 7:35 pm