Surat Pembaca

Posted on Updated on



saya adalah mahasiswa KKN UPI yang di tempatkan di Desa Cikuya.sampai saat ini kami masih melaksanakan KKN hingga 25 Agustus.3 minggu disini kami merasa senang dan betah. Hal ni tak terlepas dari peran seorang Kades, bpak Yaya yang teramat baik dan menerima kami di sini.beliau seorang yang friendly,baik hati,dan teramat dermawan.minggu lalu kami di undang Makan bersama oleh beliau dalam rangka munggahan.Beliau pun teramat memperhatikan program-program yang kami laksanakan.beliau slalu memberikan dukungan moril begitupun materil. Kami teramat sangat berterimakasih kepada bpk Kades atas semua yang diberikan selama kami disini. kami doakan mudah2an desa cikuya menjadi desa yang maju dg kepemimpinan beliau.amin

Muhamad Rizal
rizalmukhsin@xxxxxxxxx,xxxx
114.59.10.182

Iklan

Pantohir IPDN Diumumkan, 114 Capra Gagal

Posted on Updated on


Salah seorang Calon Praja (Capra berbaju putih) tampak di raut wajahnya kesedihan yang tidak lulus di Pantohir berpamitan kepada seniornya yang sudah lebih dulu jadi praja, (Sabtu 14 Agustus 2010 di IPDN Jatinangor)

Kab. Sumedang, Buser Trans,.

Panitia pantohir Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mengumumkan calon Praja yang lulus di Aula Balairung Rudini, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Sabtu sekitar pukul 17.00 WIB. Calon yang tidak lulus tampak sedih. Sebaliknya, ungkapan syukur dengan wajah yang berseri-seri, terlihat dari wajah para calon Praja dan orang tuanya yang lulus.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Selatan bernamaYakin mengatakan, dari Sulsel ada tujuh orang calon Praja yang tidak lulus. Dia bersama rombongan, dan calon praja yang gagal besok akan kembali ke daerahnya.
“Saya tidak bisa memberikan penjelasan yang lengkap, karena itu urusan pusat. Kita hanya mengantar dan menjemput kembali mereka yang gagal,” jelasnya.

Sedangkan para calon Praja yang tidak lulus asal NTT bersama orang tua dan keluarganya, berkerumun di samping gedung. Mereka tak kuasa menahan tangis, karena gagal dalam tes pantohir. Salah seorang anggota keluarga mengatakan, dari NTT 59 calon Praja yang mengikuti pantohir, 15 orang tidak lolos, dan mereka harus kembali ke daerahnya.

Pengumuman selesai menjelang adzan Magrib, namun rupanya sebagian para calon praja dan keluarganya seakan tidak peduli waktu berbuka puasa.
Sebagian lagi, menuju masjid untuk berbuka dan sholat Magrib. Hingga Sabtu petang, mereka masih belum beranjak dari kampus IPDN Jatinangor.

Praja yang gagal, kemudian akan dikembalikan ke daerahnya masing-masing. Meskipun hasil pantohir telah diumumkan, namun pihak IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) mengaku belum bisa menginfetarisir jumlah yang lolos dan yang gagal.
Hal tesebut dikatakan Soedjito, Karo III IPDN di ruang rektorat, Sabtu (14/8). Menurutnya, pihaknya hanya tahu secara global, dari 1375 calon Praja yang mengikuti pantohir, 114 tidak berhasil lulus untuk menjadi Praja IPDN.
“Untuk masalah kelulusan, yang menentukan adalah pusat, dari Sekjen langsung,” jelasnya. Panitia yang ada di IPDN, menurut dia, hanya sebatas penangan lapangan.

Dalam artian, melaksanakan dan memfasilitasi tahapan pantohir, antara lain mencakup cek ulang kesehatan, kesamaptaan, jasmani dan wawancara. Diakui Soedjito untuk calon praja (capra) yang tidak lulus kebanyakan dari tes hasil kesehatan. (Kos/Buser Trans)

UPT Jalan dan Jembatan Perbaiki Ruas Jalan Serang-Palima Raya

Posted on


Banten, Buser Trans Online

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Wilayah Utara pada Dinas   Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR)  provinsi Banten belum lama ini melaksanakan  kegiatan pemeliharaan  rutin ruas jalan provinsi Banten,  jalan Serang-Palima Raya.

Dari hasil pantuan  Buser Trans Online,  sebelum kegiatan dilaksanakan kondisi permukaan badan jalan disekitar taman kawasan pusat pemerintah provinsi Banten (KP3B) cukup memprihatinkan.

Disela-sela kegiatan, saat dikonfirmasikan,  Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Wilayah Utara, Fransisco  membenarkan bahwa dengan adanya kerusakan  dibeberapa titik ruas jalan provinsi wilayah utara Untuk itu, Baca entri selengkapnya »

Di Balik Kompensasi Lahan Baru Unsil

Posted on


Mendadak Banyak Tanah Pejabat Pemkot Tasik Bertebaran?

TASIKMALAYA- Buser Trans Online

Transformasi status kampus Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya menjadi perguruan tinggi negeri (PTN)
yang selama ini di gembor-gemborkan, ternyata sampai saat ini pun belum juga
menuai hasil.Proses penantian panjang menjadi PTN masih terganjal oleh beberapa
aspek administrasi.diantaranya ada masalah lahan baru yang dibutuhkannya.Tapi
kini segala hiruk pikuk polemic itu sudah terjawab sudah.Dengan gong
di tetapkannya lahan baru sebagai prasyarat penegerian kampus Unsil Tasikmalaya
di dua tempat di Kecamatan Tamansari.Penetapan Lahan Pengadaan Tanah, dengan
lokasi sekitar 80 persen itu berada di wilayah Kelurahan Mugarsari dan 20
persen di wilayah Kelurahan Sumelap Kota Tasikmalaya.

Akan tetapi penetapan di dua wilayah itu, kini terus bergelinding menuai Baca entri selengkapnya »

Tabrakan Beruntun Di Byypas Cicalengka 3 Meninggal

Posted on Updated on


Kab. Bandung, Buser Trans,.

Nasib tragis menimpa Aceng Diat (45), Sopir mobil 4848, warga Dusun Nyalindung RT 03/09 Desa Lembang Kec: Lembang Kab. Ciamis, tewas seketika bersama seorang penumpangnya bernama Nanang Mulyana (33), warga Kp. Bantar Kaler Desa Darmaraja Kec. Lembang Kab. Ciamistersebut tewas tergencet kendaraan yang ditumpanginya. Kecelakaan yang terjadi di jalan Raya by Pass Cicalengka, tepatnya Kp.Bojongasih Ds. Babakan Peuteuy  Jumat (13/8) pukul 16:00 WIB, itu pun merenggut pengendara sepeda motor, Heriansyah (30),  warga Dusun Ciledug Desa Sadewa Kec: Lembang Kab. Ciamis.
Selain itu beberapa korban mengalami luka berat, antara lain Dodo Jabaril (50) warga Dusun Ciakar Hilir Cipaku Ciamis, dan Ujang Rahmat (27) warga kampung Rancabatu RT.02 RW.03 desa Wanamekar Kecamatan Wanaraja Kabupaten Garut, mereka mengalami luka-luka dibagian kepala, kaki dan tangannya karena menloncat dari elf.   Uci Sanusi warga dusun Bantarsari RT 05 RW.02 Awiluar Kawali Ciamis dan Maman kenek truk warga Buniseuri Ciamis. Pengendara kijang dan penumpangnya, masing-masing Ijal, Gugum dan Ijul, ketiganya mengalami luka di bagian tangan dan kakinya. hingga retak.

Menurut pengemudi truk Uci, dia tidak bisa menghindari tabrakan, ketika dari arah berlawanan elp 4848 melaju dengan kencang. Dari arah belakang, kata dia Kijang yang melaju kencang juga akhirnya menabrak bagian belakang truk. “Saya nggak ngerti, padahal jalan yang searah, karena sedang perbaikan dibikin dua arah, tapi sopir elf mengendarainya kayak kesetanan,” jelasnya, sambil berbaring di ruang UGD RSUD Cicalengka.
Kejadiannya menurut dia begitu cepat, dia baru sadar kembali setelah berada di rumahsakit. “Saya waktu kejadian masih sadar, namun nggak bisa menghindar,” jelasnya lagi.  Dari keterangan pihak RSUD Cicalengka, korban bernama Ujang Rahmat dan Dodo Jabaril karena lukanya sangat serius, akhirnya dirujuk ke RSHS Bandung. Sementara korban lainnya masih dalam penanganan dan perawatan tim medis.
Sedangkan Ijul, salah seorang penumpang mobil Kijang mengatakan, pada saat kecelakaan dia sangat kaget karena truk bermuatan batu tiba-tiba berhenti dan terdengar suara tabrakan yang sangat kuat. Karena Kijang yang dikendarai saudaranya, Gugum pun sedang dalam kondisi kencang, maka tabrakan pun tak dapat dihindarkan. Menurutnya, dia dan dua saudaranya dari Tasikmalaya akan menuju Bandung, untuk urusan keluarga. Kanit

Menurut Kasat Lantas Polres Bandung Edwin Affandi melalui Ipda Chevy Kanit Lantas, kecelakaan tersebut akibat kelalaian sopir elp yang diduga mengantuk, akibat kejadian tersebut mengakibatkan kemacetan hingga 1 KM. (Kos/Buser Trans)

UPTD Kawali Setir Kelompok Tani

Posted on Updated on


Ciamis, Buser Trans Online

Hal ini terungkap saat wartawan Buser Trans Online mengujungi ketua kelompok tani Bina Sari Sukajaya H. Ja’I, ia mengaku seluruh dana 6.145 jt setelah diterimanya, langsung disetorkan kepada Ati salah seorang PNS yang bekerja untuk UPTD Pertanian Kec. Kawali Kabupaten. Ciamis Jawa Barat, ja,i hanya diberika 200 rb untuk tranfortasi.

Yang lebih mengagetkan lagi kepada wartawan, seluruh jajaran pengurus kelompok tani itu hanyalah fiktif,”saya bekerja sendiri dalam hal pembagian pupuk, maupun benih padi”ungkap Ja’i.

Kembali ia menuturkan, Baca entri selengkapnya »

DPRD Akan Panggil Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Banten

Posted on Updated on


Banten, Buser Trans Online

Tembok penahan tanah (TPT)  Simpang Palima, tepatnya di Kampung Waru Desa Kemanisan Kec. Curug Kota Serang, kegiatan proyek yang baru selesai dibangun dari biaya APBD Banten 2010 senilai Rp.900 juta   ambruk sepanjang ± 70 m, ketinggian 5 m dari lantai kerja.  Kejadian tersebut mendapat sorotan dari berbagai elemen masyarakat, terlebih lagi dari Badan Legeslatif dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten.

Sekretaris Komisi IV DPRD Banten, H. Saris Priada saat dihubungi melalui telepon selularnya mengatakan;   bahwa dalam rangka investigasi, Komisi IV akan melayangkan surat pemanggilan terhadap Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (BMTR) selaku pihak penyelenggara kegiatan. Sebelumnya   sudah kita lakukan konfirmasi via by phone.

Menurut keterangan pejabat DBMTR bahwa TPT yang ambruk belum final hand over (FHO), jadi kerusakan proyek tersebut sepenuhnya masih tanggung jawab kontraktor CV. Dua Putri Mandiri. Kendati demikian belum ada pembayaran kepada pihak ketiga, jadi kerugian ada pada pihak kontraktor, tegasnya.

Saris menuturkan bahwa Kejati tidak perlu mengadakan penyelidikan tentang kasus ini, karena ini masih jauh-jauh, sebab kegiatan tersebut masih tanggung jawab kontraktor. Makanya ketika saya diminta pernyataan, saya mengatakan memang akan memanggil mitra kerja untuk klarifikasi, by phone sudah kita lakukan. Insyallah, dalam waktu dekat, Jadi sementara belum ada kerugian negara, sebab yang dirugikan adalah pihak rekanan kebetulan, pimpinan dan anggota Komisi IV sedang berada di Bali dalam rangka PLP2P, sebab dari 18 angota, 14 anggota panitia anggaran (Panang, red), tuturnya.

Ditambahkanya bahwa salah satu alasan pihak ketiga yakni; ambruknya TPT/Drainase karena curah hujan tinggi hingga  tergenang 30 cm. Jadi, itulah salah satu alasan pihak kontraktor. Untuk itu, kita akan  tanya pihak terkait, apakah kegiatan proyek tersebut dikerjakan berdasarkan bestek dan spesifikasi, imbuhnya.

Ketua Organisasi Paguyuban Assalam (Ormas-PAS) Banten, Suryanto saat dikonfirmasikan di ruang kerjanya, Yanto mengatakan mewakili  masyarakat Banten, kami dari Ormas PAS sangat mendukung respon   Komisi IV DPRD dalam menyikapi ambruknya tembok penahan tanah (TPT) / drainase Palima. Tapi, kita berharap kepada pimpinan komisi IV  agar jangan sampai separuh hati dalam menuntaskan permasalahan tersebut Jangan hanya memanggil Kepala Dinas BMTR saja, bila perlu Konsultan Perencanaan atau Konsultan Surpevisi maupun pengawas harus dipanggil. Karena konsultan maupun pengawas punya peran  penting dalam menentukan   kualitas dan kuantitas kontruksi proyek. Dalam beberapa waktu lalu DPRD kan menilai kinerja 3 (tiga) SKPD yang masuk dalam raport merah, tanda kutip tingkat korupsinya paling tinggi, salah satunya adalah BMTR Banten. Dengan Ambruknya TPT/Drainasi Palima itu semakin menunjukkan kesan betapa buruknya kinerja pihak dinas BMTR dalam menyelenggarakan pembangunan di provinsi Banten. Untuk itu, masyarakat Banten sangat mendukung langkah DPRD, hal yang sama Kejati hanya tinggal menunggu waktu saja, tandasnya(bin)