Wisuda Ikopin Ke-37, Seminar Nasional Dan Peringatan Hari Koperasi

Posted on Updated on


Kab, Sumedang. Buser Trans,.

Sebanyak 148 orang wisudawan/wisudawati dari berbagai program studi diwisuda ke-37 yang berlangsung pada hari jumat (2/7) di Kampus Institut Manajemen Koperasi Indonesia IKOPIN Jatinangor Sumedang.

Kegiatan wisuda tersebut merupakan kegiatan rutin akademik yang diawali dengan kegiatan Dies Natalis Ikopin ke-28, yang telah diselenggarakan pada tanggal 7 Mei 2010, yang diisi dengan berbagai kegitan ilmiah, keagamaan dan silaturahmi dengan berbagai pihak baik internal maupun ekternal Institut. Selain kegiatan wisuda, Ikopin bekerja sama dengan Dekopin pusat menyelenggarakan seminar Nasional dengan tema “ Penguatan Daya Saing Koperasi Dalam Kerangka Tatanan System Ekonomi Baru Melalui Pengembangan Sumber Daya Manusia, Akses Pembiayaan dan Perluasan Sistem Jaringan Informasi”.

Sementara itu pembicara yang dihadirkan diantaranya Prof. Dr. Sri Edi Swasono, Prof. Dr. Ina Primiana, Dr. Ery Supriadi dan Dr. Disman. Sedangkan pada malam harinya diadakan acara malam renungan suci yang dihadiri oleh Drs. H.M Nurdin Halid H. Wans Ibrahim, Acep ZamZam Noor (Budayawan) dan Rektor Ikopin Prof. Dr. H. Rully Indrawan, M.Si. dan diramaikan oleh lagu-lagu balada bersama Bimbo, dan pada puncak acara diakhiri dengan pertunjukan wayang golek semalam suntuk bersama Dalang Asep Sunandar Sunarya (giri harja 3), kegiatan tersebut semuanya diselenggarakan di Kampus Ikopin Sumedang Jawa Barat.

Pada hari yang sama pada pukul 14 : 00 WIB siang  diadakan seminar nasional perekonomian  dengan mengambil momentum hari koperasi ke-63 pada tahun ini berusaha untuk melibatkan kelompok akademisi dalam sebuah temu ilmiah mengkaji masalah kekinian yang dihadapi oleh dunia perkoperasian. Pemberlakuan Asean-China Free Trade Agreement (ACFTA) yang mulai efektif awal 2010 ini,.

Pelaku bisnis, demikian pula penggiat koperasi, beserta berbagai pihak mengkhawatirkan pemberlakuan ACFTA membuat industri dan suplai domestic tersingkir karena serbuan produk luar, khususnya China..

Berkaitan dengan itu, gerakan koperasi membutuhkan masukan baru guna melakukan revitalisasi daya saing, seiring dengan proses reformasi gerakan koperasi dalam sepuluh tahun terakhir ini, serta tantangan aktual yang dihadapi yakni kehadiran ACFTA sebagai sebuah symbol dari tatanan system ekonomi baru. (Kos/Buser Trans)

Iklan

Pemain Persib Gonjales Minat Jadi WNI

Posted on Updated on


Gonjales Pemain  Persib Bandung saat poto bersama wartawan Buser Trans Online

Bandung, Buser Trans,.

Gonjales Pemain Asing yang di kontrak Persib Bandung saat di wawancarai Buser Trans Online dirinya sangat ingin jadi warga negara Indonesia tetapi birokrasinya sangat sulit saat mengurusnya, sementara itu Sekjen PSSI Nugraha Besus saat di konfirmasi (3/7) dirinya menyambut baik akan hal itu dan siap untuk membantu pengurusan perubahan kewarga negaraan sebelumnya menjadi WNI.

Hal tersebut terungkap saat pembukaan kegiatan pendidikan bola yang bekerjasama dengan kampus Ikopin Jatinangor Sumedang, dalam kesempatanya sekitar 150 orang peserta di didik untuk menjadi pemain handal dan mencetak generasi muda yang berbakat dalam persepak bolaan. (Kos/Buser Trans)

Aburizal Bakrie Diangkat Menjadi Ketua Umum Jambore Tunas Karya

Posted on Updated on


Aburizal Bakrie  Ketua Umum Jambore Tunas Karya


Aburizal Bakrie diangkat menjadi Ketua Umum Jambore Tunas Karya hal tersebut di sampaikan oleh Marcella Zalianty sebagai salah satu inisiator sekaligus penggagas kegiatan Jambore yang berlangsung di Bumi Perkemahan Kiara Payung Jatinangor Sumedang Jabar yang berlangsung tiga hari (1-3/7) dalam kesempatan tersebut sekitar 2754 peserta datang dari perwakiran di 33 Provinsi.

Acara yang bertemakan “Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, Ragam Karya!” diharapkan dapat menjadikan batu loncatan dalam memberikan suatu perubahan yang bermakna bagi bangsa Indonesia melalui karya dari tunas-tunas bangsanya. “65 tahun Indonesia merdeka hanya dalam hitungan minggu lagi dan sudah saatnya dalam usia ke 65 ini Indonesia memiliki lebih banyak kaum muda yang mendukung kemajuan bangsanya melalui wujud kreatifitas mereka dalam bentuk literature, olah raga, musik, dan ragam karya lainya, Pada akhirnya Indonesia yang lebih baik akan menjadi tujuan akhir dari Jambore karya Tunas Nusantara ini”tutup Marcella Zalianty

Dalam kesempatan tersebut ikut meramaikan acara yang di gelar di Bumi Perkemahan Kiara Payung Jatinangor Sumedang Jawa Barat diantaranya Aburizal Bakrie9Ketua Umum Golkar), Dede Yusup (Wagub Jabar), Azis Syamsudin (anggota DPRRI Fraksi Golkar), Dik Doang. Happy Salma Mike Mohede yang menyanyikan lagu Untukmu Indonesiaku yang merupakan lagu resmi Karya Tunas Nusantara, emha Ainun Najib yang memberikan pembekalan melalui pentas seni serta budaya dengan kelompok seni budaya Kiai Kanjeng, grup Band J-Rocks, penyanyi Audi, MC Jody & Fenita Arie, Olive Zalianty,  serta banyak lagi artis pendukung lainya. (Kos/Buser Trans)

Posted on Updated on


THj.MULIATI,SE

(DIREKTUR PT. BANK SULTENG)

MENGUCAPKAN SELAMAT DAN SUKSES TERBIT PERDANA MEDIA BUSER TRANS ONLINE DISULAWESI INDONESIA TIMUR

KABID PRODUKSI HORTIKULTURA ANGKAT BICARA MENGENAI PROGRAM LM3 HORTIKULTURA

Posted on


uhun

Kab.Garut, Buser Trans,.

Pemberdayaan dan pengembangan usaha agribisnis LM3 berbasis Pondok Pesantren Tahun 2009 mengacu kepada Peraturan Menteri Pertanian No. 13/PERMENTAN/OT.140/2/2009. LM3 berbasis Pondok Pesantren adalah lembaga mandiri dan mengakar di masyarakat yang berbasis Pondok Pesantren dimana lembaga keagamaan tersebut mempunyai nilai strategis yang dapat berperan dalam pembangunan pertanian di daerah pedesaan. Pemberdayaan dan pengembangan usaha agribisnis LM3 berbasis Pontren adalah upaya peningkatan kemampuan sumberdaya manusia pengelola usaha agribisnis LM3, optimalisasi potensi agribisnis yang tersedia d LM3, penguatan kapasitas kelembagaan LM3 dan penguatan modal usaha agribisnis LM3.

Pondok Pesantren telah sejak lama memainkan peranan sangat penting dalam mengembangkan swadaya masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa baik melalui pendidikan formal maupun non-formal. Secara formal pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan islam telah berperan dalam mencetak kader ulama dan mencerdaskan masyarakat. Secara non-formal pondok pesantren juga telah berperan dalam pembinaan sikap mental, menanamkan jiwa kewiraswastaan, menanamkan semangat berdikari sehingga berpotensi menjadi pelopor pembangunan masyarakat sekitarnya.

Menurut Ir. Beni Yoga G, MP selaku Kabid Produksi Holtikultura Dinas TPH Kab. Garut mengatakan: tujuan dari kegiatan pengembangan LM3 berbasis Pontren adalah memberikan fasilitasi pengembangan agribisnis dalam bentuk pemberian bantuan dana dan penguatan modal usaha agribisnis kepada Pondok Pesantren sebagai dana stimulan guna membantu mengatasi keterbatasan modal usaha agribisnis sehingga usaha agribisnis di LM3 berkembang secara sehat dan diharapkan menjadi suatu lembaga yang mandiri yang mampu mengakses modal dari lembaga permodalan.

Adapun sasaran dari kegiatan ini adalah LM3 Pondok Pesantren terpilih yang bergerak dalam pengembangan usaha agribisnis hortikultura. Adapun Pondok Pesantren terpilih merupakan pondok pesantren yang telah mengikuti tahapan prosedur penentuan dan penetapan LM3 sasaran. Dinas Pertanian Kabupaten mempunyai wewenang mengusulkan dan atau merekomendasikan Proposal yang dibuat oleh LM3 Pondok Pesantren kepada Ditjen Hortikultura Departemen Pertanian. Untuk selanjutnya tahapan seleksi Tahap I, verifikasi dan validasi sampai pada tahap penetapan LM3 Pontren penerima program dilakukan oleh Tim Teknis LM3 Ditjen Hortikulktursa Departemen Pertanian.

Pola pengelolaan dana oleh LM3 Pontren penerima diarahkan untuk pengembangan usaha agribisnis hortikultura sesuai dengan proposal yang diajukan. Penggunaan bantuan diarahkan kepada kegiatan yang telah disusun dalam Rencana Usaha Kelompok (RUK) LM3 Pontren. RUK merupakan rencana detail usaha agribisnis yang akan dikembangkan meliputi : (1) sarana produksi (benih, pupuk, pestisida dan alat pertanian); (2) modal dan sarana usaha (pembelian bahan baku, bahan pendukung, upah tenaga kerja); (3) Sarana dan prasarana pendukung kegiatan budidaya; (4) biaya manajemen/administrasi (pelaporan, menghadiri pelatihan dan workshop, insentif pendamping).

Lebih lanjut Beni memaparkan Pada tahun 2009, beberapa LM3 Pondok Pesantren di Kabupaten Garut menjadi penerima bantuan dana stimulan LM3. Pondok Pesantren tersebut tersebar di beberapa kecamatan sentra pengembangan hortikultura. Secara umum semua LM3 Pondok Pesantren penerima bantuan telah menerapkan dan melaksanakan bantuan dana tersebut sesuai dengan Rencana Usaha Kelompok (RUK) yang telah disusun LM3 Pontren dengan bimbingan dan arahan petugas pendamping kecamatan dan petugas teknis kabupaten. Hasil dan perkembangan kemajuan yang dicapai dalam pelaksanaan kegiatannya, secara berkala LM3 Pontren membuat laporan perkembangan penggunaan dana dan perkembangan usaha agribisnisnya yang disampaikan kepada Ditjen Hortikultura. Berdasarkan hasil monitoring dan pembinaan baik yang dilaksanakan oleh petugas pendamping kecamatan maupun petugas tekknis kabupaten, secara umum LM3 pontren telah menggunakan dan menerapkan dana bantuan sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis maupun RUK yang telah Pontren ajukan. Beberapa Pondok Pesantren telah selesai melaksanakan usaha agribisnisnya. Secara ekonomi, usaha agribisnisnya menghasilkan keuntungan dari komoditas yang diusahakannya, antara lain pontren yang melaksanakan budidaya tomat, cabe, perbenihan kentang. Dari modal dan keuntungan yang diperoleh dari usaha agribisnya tersebut digunakan kembali untuk melakukan kegiatan budaya hortikultura dan sebagian disisihkan untuk operasional pontren. (Deni/Buser Trams)

2.754 Kawula Muda Ramaikan Jambore Karya Tunas Nusantara Di Kiara Payung

Posted on Updated on


(poto dari kanan) Olive Zalianty, Marcela Zaliany, Aziz Syamsudin dan Ginung Pratidina

Kab. Sumedang, Buser Trans,.

Sebanyak 2.754 kawula muda dari 33 provinsi berkumpul di Bumi Perkemahan Kiara Payung Jatinangor, Kabupaten Sumedang (1/7) untuk mengikuti Jambore Karya Tunas Nusantara 2010 dengan tema mengusung semangat 65 tahun Indonesia Merdeka

Para peserta dibekali skill personal sekaligus memupuk rasa pesatuan dan kesatuan. ”Momen ini membentuk organisasi kepemudaan yang berangkat dari kegelisahan saya terhadap karya anak bangsa. Hasilnya, saya coba menggelar event Jambore Karya Tunas Nusantara,” ujar artis sekaligus Ketua Kegiatan Jambore Karya Tunas Nusantara Marcella Zalianty. Menurutnya, pembentukan organisasi kepemudaan ini didukung dari teman dan sahabat serta sponsor yang memiliki kepedulian terhadap karya generasi muda.

Jambore yang digelar 1-3 Juli 2010 ini terdapat 2.754 peserta berusia 15 tahun ke atas yang kreatif dari 33 provinsi. Menurutnya, selain diisi outbound, para peserta jambore juga dibekali pengetahuan dan informasi dari beberapa narasumber yang berkompeten di bidangnya seperti musik, film, seni dan budaya, olah raga, kewirausahaan, dan kepemimpinan.

Jambore dimeriahkan penampilan para artis seperti Mike ”Indonesian Idol”Mohede, Audy Item, J-Rock, Happy Salma, Ray Sahetapy, dan Ade Rai. Di samping itu, ada tokoh pendukung seperti Emha Ainun Nadjib, Khofifah Indar Parawansa, dan Aburizal Bakrie. (Kos/Buser Trans)

Dua Pejabat Direktur Kampus IPDN Regional Di Ganti

Posted on Updated on


Rektor IPDN saat melantik dua Direktur IPDN Kampus Regional Manado DR. Noudy R.P Tendean dan Kampus Regional Makasar Ir. H. Dahyar D, M. Si

Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri Prof. DR. Drs. H. I. Nyoman Sumaryadi, M.Si;

“Jangan sampai ada yang terlanjur salah selalu dievaluasi serta dibina terus, serta penggantian direktur tidak ada batas waktu, hal itu tergantung kepada kinerja”

Kab. Sumedang Buser Trans,.

Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) kampus Jatinangor Sumedang Prof. DR. Drs. H. I. Nyoman Sumaryadi, M.Si melantik dua pejabat Direktur IPDN Kampus Manado dan Kampus Makassar (30/6). Keputusan Rektor IPDN No : 821.2-237 Tahun 2010 tentang pengangkatan dan pemberhentian jabatan struktural akademik di lingkungan IPDN.

Dengan demikian dengan dilantiknya dua pejabat direktur sekaligus memberhentikan secara hormat dua Baca entri selengkapnya »